Sekutu Baru Dukung Macron soal Kerahkan Tentara NATO ke Ukraina
Senin, 01 April 2024 - 07:27 WIB
loading...
Finlandia, sekutu baru NATO, mendukung gagasan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang tidak mengesampingkan pengerahan tentara aliansi ke Ukraina untuk mengalahkan Rusia. Foto/REUTERS
A
A
A
HELSINKI - Finlandia, sekutu baru NATO, mendukung gagasan Presiden Prancis Emmanuel Macron soal pengerahan tentara aliansi tersebut ke Ukraina untuk menolong Kyiv mengalahkan Rusia.
Menteri Luar Negeri Finlandia Elina Valtonen mengatakan Macron telah melakukan hal yang benar dalam upayanya mempertahankan “ambiguitas strategis” untuk membuat Rusia terus menebak-nebak apakah negara-negara Barat akan benar-benar mengerahkan pasukan ke Ukraina atau tidak.
Berbicara kepada Financial Times (FT) pada hari Minggu (31/3/2024), Valtonen mendukung sikap yang diambil oleh presiden Perancis mengenai pengerahan pasukan NATO untuk mendukung Kyiv melawan Moskow, namun dengan alasan bahwa tidak ada kebutuhan mendesak untuk mengirim pasukan tersebut ke sana.
Baca Juga: Rusia-Prancis di Ambang Perang, Ini Perbandingan Kekuatan Militernya
“Sekarang bukan waktunya untuk turun ke lapangan, dan kami bahkan tidak bersedia membahasnya pada tahap ini. Namun, untuk jangka panjang, tentu saja kita tidak boleh mengesampingkan apa pun,” kata Valtonen.
Menteri Luar Negeri Finlandia Elina Valtonen mengatakan Macron telah melakukan hal yang benar dalam upayanya mempertahankan “ambiguitas strategis” untuk membuat Rusia terus menebak-nebak apakah negara-negara Barat akan benar-benar mengerahkan pasukan ke Ukraina atau tidak.
Berbicara kepada Financial Times (FT) pada hari Minggu (31/3/2024), Valtonen mendukung sikap yang diambil oleh presiden Perancis mengenai pengerahan pasukan NATO untuk mendukung Kyiv melawan Moskow, namun dengan alasan bahwa tidak ada kebutuhan mendesak untuk mengirim pasukan tersebut ke sana.
Baca Juga: Rusia-Prancis di Ambang Perang, Ini Perbandingan Kekuatan Militernya
“Sekarang bukan waktunya untuk turun ke lapangan, dan kami bahkan tidak bersedia membahasnya pada tahap ini. Namun, untuk jangka panjang, tentu saja kita tidak boleh mengesampingkan apa pun,” kata Valtonen.
Lihat Juga :