Ketika Terduga Agen Mossad Berkeliaran di Malaysia
Minggu, 31 Maret 2024 - 14:00 WIB
loading...
A
A
A
Badan intelijen Israel, Mossad, diduga beroperasi di Malaysia pada masa lalu.
Pada Oktober 2022, agen Mossad diduga menculik seorang pria Palestina di Kuala Lumpur dan menginterogasinya di sebuah chalet terpencil di Selangor. Orang Palestina itu adalah seorang programmer komputer yang diyakini terkait dengan kelompok Hamas.
Pada tahun 2018, insinyur listrik kelahiran Gaza Fadi Mohammed al-Batsh, seorang anggota Hamas, ditembak mati oleh dua pengendara sepeda motor di Kuala Lumpur.
Malaysia, yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, secara tradisional menyatakan dukungan kuatnya terhadap Palestina, termasuk dalam perang yang sedang berlangsung di Gaza saat ini.
Perang tersebut dipicu oleh serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, yang menyebabkan 1.160 kematian di Israel dan memicu serangan balasan oleh militer Israel yang mengakibatkan lebih dari 32.600 kematian di Gaza.
Pada Oktober 2022, agen Mossad diduga menculik seorang pria Palestina di Kuala Lumpur dan menginterogasinya di sebuah chalet terpencil di Selangor. Orang Palestina itu adalah seorang programmer komputer yang diyakini terkait dengan kelompok Hamas.
Pada tahun 2018, insinyur listrik kelahiran Gaza Fadi Mohammed al-Batsh, seorang anggota Hamas, ditembak mati oleh dua pengendara sepeda motor di Kuala Lumpur.
Malaysia, yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, secara tradisional menyatakan dukungan kuatnya terhadap Palestina, termasuk dalam perang yang sedang berlangsung di Gaza saat ini.
Perang tersebut dipicu oleh serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, yang menyebabkan 1.160 kematian di Israel dan memicu serangan balasan oleh militer Israel yang mengakibatkan lebih dari 32.600 kematian di Gaza.
(mas)
Lihat Juga :