The New York Times Ungkap Kebohongan Israel tentang Pelecehan Seksual yang Dilakukan Hamas

Rabu, 27 Maret 2024 - 16:24 WIB
loading...
The New York Times Ungkap...
The New York Times ungkap kebohongan Israel tentang pelecehan seksual yang dilakukan Hamas. Foto/Reuters
A A A
GAZA - Sebuah laporan yang diterbitkan The New York Times membantah cerita mereka sendiri yang hampir tiga bulan sebelumnya tentang anggota Hamas yang melakukan pelecehan seksual terhadap wanita Israel selama serangan lintas batas kelompok tersebut ke Israel pada 7 Oktober tahun lalu.

Berjudul “Video Tentara Israel Meremehkan Laporan Medis atas Pelecehan Seksual,” video tersebut mengakui sebuah video yang diambil oleh seorang tentara Israel yang memperlihatkan “mayat tiga korban wanita berpakaian lengkap dan tanpa tanda-tanda kekerasan seksual di sebuah rumah yang diyakini banyak warga sebagai serangan tersebut."

Pada tanggal 28 Desember, The New York Times menerbitkan laporan investigasi panjang berjudul “'Jeritan Tanpa Kata-kata': Bagaimana Hamas Mempersenjatai Kekerasan Seksual pada 7 Oktober” yang menyelidiki dugaan pemerkosaan dan kekerasan seksual yang dilakukan oleh anggota kelompok Palestina terhadap perempuan selama serangan 7 Oktober. Isinya termasuk pernyataan dari seorang paramedis tak dikenal yang tergabung dalam unit komando Israel.

Beberapa media termasuk The Associated Press, CNN dan The Washington Post menerbitkan narasi serupa yang dikaitkan dengan paramedis militer yang tidak disebutkan namanya.

Baca Juga: Balas Serangan Zionis, Hizbullah Luncurkan Puluhan Roket ke Israel

Artikel The New York Times mengutip tiga tersangka korban kekerasan seksual. Dua di antaranya, dari Kibbutz Be’eri, dijelaskan dengan cukup detail sehingga berpotensi mengidentifikasi mereka sebagai saudara perempuan, dengan nama belakang Sharabi, berusia 13 dan 16 tahun.

Michal Paikin, juru bicara Kibbutz Be'eri, dengan tegas menolak tuduhan terhadap kedua bersaudara tersebut, dengan mengatakan bahwa saat mereka ditembak, mereka tidak menjadi sasaran pelecehan seksual.

“Kamu sedang membicarakan gadis Sharabi?” katanya kepada The Intercept. “Tidak, mereka…ditembak dan tidak menjadi sasaran pelecehan seksual.”

Semakin melemahkan kredibilitas tuduhan tersebut, Paikin mempertanyakan keandalan kesaksian seorang paramedis pasukan khusus Israel, yang merupakan sumber utama artikel Times.

“Itu tidak benar,” katanya, mengacu pada klaim paramedis tentang gadis-gadis tersebut. “Mereka tidak mengalami pelecehan seksual.”

Menurut laporan terbaru oleh The New York Times, penduduk kibbutz mengomentari rekaman video yang baru muncul dan mengatakan bahwa hanya satu rumah di Kibbutz Be'eri yang menampung dua gadis remaja yang terbunuh, sehingga membuat mereka menolak klaim pelecehan seksual.

Laporan tersebut juga memuat pernyataan Nili Bar Sinai, anggota kelompok kibbutz yang menyelidiki tuduhan tersebut, dengan mengatakan “cerita ini salah.”

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Prabowo-Macron Sepakat...
Prabowo-Macron Sepakat Dukung Solusi Dua Negara untuk Palestina
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Duh, AS-Iran Saling...
Duh, AS-Iran Saling Serang Lagi Gara-Gara Salah Menafsirkan MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
Sidang Vonis Nadiem...
Sidang Vonis Nadiem Makarim Dijaga 171 Personel Gabungan
Indonesia-Singapura...
Indonesia-Singapura Teken MoU Jaga Lingkungan Hidup
B50: Strategi Diplomasi...
B50: Strategi Diplomasi Sawit Berkelanjutan
Berita Terkini
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Infografis
Panglima Militer Israel:...
Panglima Militer Israel: Tentara yang Tewas di Gaza Jauh Lebih Banyak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved