Viral, Tersangka Teroris Moskow Diduga Disetrum Kelaminnya oleh Aparat Rusia
Selasa, 26 Maret 2024 - 10:37 WIB
loading...
A
A
A
“Saya yakin setelah ini akan ada pengakuan bahwa perintah untuk membunuh orang di Crocus diberikan kepada mereka secara pribadi oleh (Presiden Ukraina Volodymyr) Zelensky," lanjut dia.
“Sayangnya, penyiksaan adalah hal yang lumrah. Yang tidak biasa di sini adalah aparat keamanan menyembunyikan hal ini dengan malu-malu."
“Tetapi sekarang mereka bangga akan hal itu dan, rupanya, mereka sendiri yang menyebarkan foto-foto penyiksaan ke saluran Telegram yang bersahabat," katanya.
Pengadilan distrik Basmanny di Moskow pada hari Minggu mendakwa empat tersangka dengan tindakan terorisme sehubungan dengan serangan itu, menyebut mereka sebagai Dalerdzhon Mirzoyev, Saidakrami Rachabalizoda, Shamsidin Fariduni, dan Muhammadsobir Fayzov.
Dikatakan bahwa orang-orang tersebut, yang diidentifikasi oleh media Rusia sebagai warga negara bekas republik Soviet; Tajikistan, yang tinggal di Rusia, akan ditahan sebelum persidangan hingga 22 Mei.
Gambar dari pengadilan menunjukkan salah satu tersangka duduk di sebagai terdakwa dengan perban menutupi telinganya yang terputus.
Seorang lainnya memiliki mata hitam dan kantong plastik robek di lehernya, dan tersangka keempat dengan wajah bengkak tampak mengalami disorientasi dan kesulitan untuk tetap membuka matanya.
Juru bicara Vladimir Putin Dmitry Peskov menolak menjawab pertanyaan CNN tentang dugaan penyiksaan tersebut.
“Saya membiarkan pertanyaan ini tidak terjawab," katanya.
“Sayangnya, penyiksaan adalah hal yang lumrah. Yang tidak biasa di sini adalah aparat keamanan menyembunyikan hal ini dengan malu-malu."
“Tetapi sekarang mereka bangga akan hal itu dan, rupanya, mereka sendiri yang menyebarkan foto-foto penyiksaan ke saluran Telegram yang bersahabat," katanya.
Pengadilan distrik Basmanny di Moskow pada hari Minggu mendakwa empat tersangka dengan tindakan terorisme sehubungan dengan serangan itu, menyebut mereka sebagai Dalerdzhon Mirzoyev, Saidakrami Rachabalizoda, Shamsidin Fariduni, dan Muhammadsobir Fayzov.
Dikatakan bahwa orang-orang tersebut, yang diidentifikasi oleh media Rusia sebagai warga negara bekas republik Soviet; Tajikistan, yang tinggal di Rusia, akan ditahan sebelum persidangan hingga 22 Mei.
Gambar dari pengadilan menunjukkan salah satu tersangka duduk di sebagai terdakwa dengan perban menutupi telinganya yang terputus.
Seorang lainnya memiliki mata hitam dan kantong plastik robek di lehernya, dan tersangka keempat dengan wajah bengkak tampak mengalami disorientasi dan kesulitan untuk tetap membuka matanya.
Juru bicara Vladimir Putin Dmitry Peskov menolak menjawab pertanyaan CNN tentang dugaan penyiksaan tersebut.
“Saya membiarkan pertanyaan ini tidak terjawab," katanya.
(mas)
Lihat Juga :