Teror ISIS di Moskow Akan Tingkatkan Eskalasi Perang di Ukraina
Minggu, 24 Maret 2024 - 16:40 WIB
loading...
Serangan ISIS di Moskow akan meningkatkan ekskalasi ketegangan di Ukraina. Foto/Reuters
A
A
A
MOSKOW - Presiden Serbia Aleksandar Vucic mengatakan bahwa penembakan dan ledakan yang menargetkan gedung konser di wilayah Moskow akan semakin meningkatkan konflik di Ukraina .
Vucic mencatat bahwa pada 7 Maret, Kedutaan Besar Amerika mendesak warganya untuk tidak berbelanja di mal di Moskow.
“Beberapa kedutaan lain kemudian melakukan hal yang sama. Artinya, layanan mereka menyadap percakapan tertentu, dan mereka tahu hal ini akan terjadi. Bagaimanapun, ini adalah peristiwa tragis yang mempunyai konsekuensi yang tak terhitung. Ada yang bilang mereka Islamis, ada pula yang bilang Kyiv. Beberapa orang bahkan akan mengatakan bahwa Moskowlah pelakunya. Namun, tidak ada keraguan bahwa konflik di Ukraina akan semakin meningkat, mendekati perang umum,” Vucic, yang dekat dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. dilansir TV Prva.
Vucic mengatakan banyak yang tertawa dan semakin hari semakin dekat dengan konflik dunia.
Baca Juga: Mengapa ISIS Tak Pernah Menyerang Israel dan Amerika Serikat?
Vucic mencatat bahwa pada 7 Maret, Kedutaan Besar Amerika mendesak warganya untuk tidak berbelanja di mal di Moskow.
“Beberapa kedutaan lain kemudian melakukan hal yang sama. Artinya, layanan mereka menyadap percakapan tertentu, dan mereka tahu hal ini akan terjadi. Bagaimanapun, ini adalah peristiwa tragis yang mempunyai konsekuensi yang tak terhitung. Ada yang bilang mereka Islamis, ada pula yang bilang Kyiv. Beberapa orang bahkan akan mengatakan bahwa Moskowlah pelakunya. Namun, tidak ada keraguan bahwa konflik di Ukraina akan semakin meningkat, mendekati perang umum,” Vucic, yang dekat dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. dilansir TV Prva.
Vucic mengatakan banyak yang tertawa dan semakin hari semakin dekat dengan konflik dunia.
Baca Juga: Mengapa ISIS Tak Pernah Menyerang Israel dan Amerika Serikat?
Lihat Juga :