5 Alasan AS Takut dengan Perang Nuklir di Luar Angkasa

Kamis, 21 Maret 2024 - 20:20 WIB
loading...
A A A
Penilaian intelijen tahunan juga menyoroti ancaman dari Tiongkok, Iran dan Korea Utara.

Badan Intelijen Pertahanan AS menulis dalam laporannya pada bulan Februari 2019 bahwa Rusia dan Tiongkok “sedang mengembangkan kemampuan jamming dan dunia maya, senjata energi terarah, kemampuan di orbit, dan rudal anti-satelit berbasis darat yang dapat mencapai jangkauan rudal yang dapat dibalik hingga tidak dapat dibalik. efek”.

Selain itu, Komite Intelijen Senat mengadakan sidang pada tanggal 11 Maret di mana kepala badan intelijen utama AS memberikan kesaksian mereka di kongres.

Ketua komite, Senator Mark Warner, menyampaikan keprihatinannya dalam pembukaan sidang mengenai senjata ruang angkasa: “Kami sekarang bahkan melihat kemungkinan musuh asing mempersenjatai ruang angkasa dengan cara yang dapat menimbulkan kerusakan besar tidak hanya terhadap keamanan nasional kita tetapi juga cara hidup kita. .”

5. AS Sudah Memiliki Angkatan Antariksa

5 Alasan AS Takut dengan Perang Nuklir di Luar Angkasa

Foto/Reuters

Pada tahun 2019, Presiden Donad Trump meluncurkan komando luar angkasa AS untuk melawan ancaman terhadap infrastruktur berbasis luar angkasa Amerika Serikat.

Saat ini, tidak ada sistem senjata orbital yang diketahui beroperasi, meskipun beberapa negara telah menerapkan jaringan pengawasan orbital untuk memantau negara atau kekuatan militer lain.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
Bus Jatuh ke Jurang...
Bus Jatuh ke Jurang Tewaskan Setidaknya 40 Orang di Pakistan
Media AS Ungkap Israel...
Media AS Ungkap Israel Berencana Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran
Rekomendasi
Tingginya Kasus Kanker...
Tingginya Kasus Kanker Paru: Tantangan Skrining, Diagnosis, hingga Akses Terapi
PDIP: Tingginya Biaya...
PDIP: Tingginya Biaya Politik Tuntas dengan Perbaikan Regulasi, Bukan Pilkada Tak Langsung
UI Kembangkan RehatPod,...
UI Kembangkan RehatPod, Solusi Isi Ulang Energi bagi Masyarakat Urban
Berita Terkini
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved