Khawatir Diinvasi Rusia, Jerman dan Polandia Siagakan Pasukan Reaksi Cepat

Kamis, 21 Maret 2024 - 16:39 WIB
loading...
A A A
Rusia telah berkali-kali memperingatkan bahwa kemunculan pasukan reguler dari negara-negara NATO di Ukraina akan menyebabkan konflik antara Rusia dan aliansi Barat dengan konsekuensi yang tidak dapat diprediksi. Munculnya kontingen “reaksi cepat” Eropa yang besar di Georgia atau negara lain di Kaukasus juga akan mendapat tanggapan keras dari Rusia.

Brussel dan negara-negara Eropa telah memikirkan gagasan untuk membentuk kekuatan reaksi cepat UE sejak akhir tahun 1990an. Awalnya, Rusia tidak menentang otonomi Eropa dalam urusan militer, namun kekuatan reaksi cepat tidak pernah dianggap sebagai alternatif selain NATO. Sebaliknya pembentukannya menjadi semacam produk sampingan dari ekspansi NATO ke arah timur.

Pada tahun 1999, tahun yang sama ketika Polandia, Hongaria, dan Republik Ceko bergabung dengan NATO, negara-negara anggota UE sepakat di Helsinki untuk menetapkan apa yang disebut Tujuan Utama untuk Kelompok Pertempuran UE. Pada tahun 2007, menurut konsep EU Battle Groups (EUBG), unit-unit ini diharapkan mencapai kondisi kesiapan tempur dan melaksanakan misi selama 30-120 hari, menurut catatan Dewan Eropa.

Namun, birokrasi UE yang “erokratis” yang terkenal “menenggelamkan” gagasan tersebut hingga tahun krisis pada tahun 2022. Kemudian, Kompas Strategis UE diadopsi, termasuk RRF, namun tindakan serius terhadap hal tersebut baru dimulai sekarang, dengan inisiatif yang muncul. dari Jerman dan Polandia.

Baca Juga: 4 Strategi Prancis Menyalip Rusia sebagai Eksportir Senjata Nomor 2 di Dunia

Jadi, mengapa Polandia dan Jerman memutuskan untuk menanggung beban yang seharusnya mereka tanggung bersama 25 anggota UE lainnya?
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Koordinator Rekonstruksi...
Koordinator Rekonstruksi Gaza Asal Mesir Tewas dalam Serangan Drone di Kawasan Sabra
Perang Lagi! AS Gempur...
Perang Lagi! AS Gempur 80 Target Iran, Dibalas Serangan 85 Lokasi Pangkalan Militer Timur Tengah
Rekomendasi
Eks Hakim Agung Ad Hoc...
Eks Hakim Agung Ad Hoc Sebut Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Kejahatan Luar Biasa: Berbuntut Persoalan Negara
AHY Siap Safari Politik:...
AHY Siap Safari Politik: Demokrat Ingin Bersahabat dengan Semuanya
Rumah Jampidsus Febrie...
Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Puluhan Anggota TNI, Ada Apa?
Berita Terkini
Siapa Adnan Al Jumaili?...
Siapa Adnan Al Jumaili? Wakil Menteri Perminyakan Iran yang Simpan Uang Korupsi di Galon dan Ditimbun di Tanah
4 Makna Bendera Merah...
4 Makna Bendera Merah di Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Balas Dendam untuk Picu Perang Meluas
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Iran dan AS Saling Serang,...
Iran dan AS Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Berakhir
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved