Kapal Induk AS Gelar Latihan di Laut China Selatan

Sabtu, 15 Agustus 2020 - 12:04 WIB
loading...
Kapal Induk AS Gelar...
Kelompok tempur yang dipimpin oleh kapal induk USS Ronald Reagan melakukan operasi penerbangan dan operasi serta latihan stabilitas maritim kelas atas di Laut China Selatan. Foto/Ilustrasi
A A A
SHANGHAI - Sebuah kapal induk Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) melakukan latihan di Laut China Selatan yang diperebutkan pada hari Jumat kemarin. Demikian pernyataan yang dikeluarkan oleh Angkatan Laut AS.

Menurut pernyataan itu, sebuah kelompok tempur yang dipimpin oleh kapal induk USS Ronald Reagan melakukan operasi penerbangan dan operasi serta latihan stabilitas maritim kelas atas.

"Integrasi dengan mitra bersama kami sangat penting untuk memastikan daya tanggap dan kematian pasukan gabungan, dan mempertahankan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka," kata Komandan Angkatan Laut AS Joshua Fagan, perwira operasi udara Satgas 70 di atas kapal USS Ronald Reagan, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (15/8/2020).

Latihan itu dilakukan di tengah ketegangan yang meningkat antara AS dan China. Washington telah mengkritik Beijing terkait respon terhadap pandemi virus Corona baru dan menuduhnya memanfaatkan pandemi untuk mendorong klaim teritorial di Laut China Selatan dan di tempat lain.(Baca: Media China Sentil Indonesia karena Menentang Klaim China di Laut China Selatan )

AS telah lama menentang klaim teritorial China yang luas di Laut China Selatan dan telah mengirim kapal perang secara teratur melalui jalur perairan strategis tersebut.

China keberatan dengan latihan semacam itu dan mengatakan penolakan AS atas klaimnya di Laut China Selatan telah meningkatkan ketegangan dan merusak stabilitas di kawasan.(Baca: China Balas Pompeo: Laut China Selatan Bukan Hawaii-nya AS )

China mengklaim 90% dari Laut China Selatan yang kaya sumber daya, yang dilalui sekitar $ 3 triliun perdagangan setahun. Brunei, Malaysia, Filipina, Taiwan dan Vietnam juga memiliki klaim yang sama.(Baca: Soal Laut China Selatan, Malaysia Tak Mau Terseret Konflik AS vs China )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Gedung Pusat Animasi...
Gedung Pusat Animasi Terbakar Tewaskan 15 Orang, Sebagian Besar Pelajar
Rekomendasi
Breaking News! Polisi...
Breaking News! Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Wanita selama 3 Tahun di Kosan
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Disambut Antusias! 86...
Disambut Antusias! 86 SD Ikuti Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved