Kim Jong-un Awasi Latihan Tembak Korut Libatkan Peluncur Roket Super Besar

Selasa, 19 Maret 2024 - 12:39 WIB
loading...
Kim Jong-un Awasi Latihan...
Korea Utara gelar latihan tembak yang melibatkan pelucur roket super besar dan diawasi langsung pemimpinnya, Kim Jong-un. Foto/KCNA via REUTERS
A A A
PYONGYANG - Kim Jong-un, pemimpin Korea Utara (Korut), telah mengawasi latihan tembak militernya yang melibatkan beberapa peluncur roket berukuran super besar.

Itu terjadi sehari setelah Korea Selatan dan Jepang melaporkan tembakann beberapa rudal balistik jarak pendek oleh militer Pyongyang.

Media pemerintah Korut, KCNA, melaporkan latihan tembak tersebut bertujuan untuk menguji kemampuan perang sesungguhnya dari peluncur roket ganda berukuran 600 milimeter (23 inci).

Latihan tersebut, lanjut KCNA, juga melibatkan simulasi ledakan peluru di udara pada ketinggian yang telah ditentukan di atas target.

Baca Juga: Korut Tembakkan Rudal Balistik saat Menlu AS Sambangi Korsel

“Mereka sepenuhnya menunjukkan keahlian menembak artileri yang sangat baik serta kesiapan tempur yang cepat dan menyeluruh,” tulis KCNA, Selasa (19/3/2024).

Kim Jong-un, yang telah mengawasi beberapa uji coba rudal dalam beberapa tahun terakhir saat dia melaksanakan rencananya untuk memodernisasi militer Korea Utara, mengatakan bahwa peluncur roket akan memberikan “alat serangan utama” dalam persiapan perang.

“Alat ofensif destruktif yang dimiliki oleh tentara kita harus lebih memenuhi misi mereka untuk memblokir dan menekan kemungkinan perang dengan kesiapan sempurna yang terus-menerus untuk menghancurkan ibu kota musuh dan struktur kekuatan militernya,” kata Kim Jong-un kepada pasukannya, menurut laporan KCNA.

Militer Seoul mengumumkan pada hari Senin bahwa mereka telah mendeteksi peluncuran beberapa rudal balistik jarak pendek dari Korea Utara.

Peluncur roket ganda super besar, yang disebut sebagai KN-25 oleh Seoul dan Washington, adalah rudal balistik jarak pendek, menurut kantor berita Korea Selatan; Yonhap.

Korea Utara dilarang melakukan uji coba rudal balistik di bawah sanksi jangka panjang Dewan Keamanan PBB atas program senjata nuklirnya.

“Keunggulan rezim Kim bertujuan untuk menunjukkan kekuatan kepada khalayak domestiknya, menunjukkan kerugian di Semenanjung Korea atas kerja sama keamanan internasional Seoul, dan memperingatkan Washington agar tidak meningkatkan tekanan terhadap Pyongyang,” kata Leif-Eric Easley, seorang profesor di Universitas Ewha di Seoul.

Gambar yang dipublikasikan di media pemerintah menunjukkan Kim Jong-un, mengenakan jaket kulit hitam, menyaksikan latihan tembak peluncur roket bersama para jenderalnya. Dalam salah satu gambar, dia tampak bersorak saat merayakan keberhasilan tes tersebut dengan meninju udara dengan tinjunya.

Pyongyang telah melanggar sebagian besar kebijakan antar-Korea dalam beberapa tahun terakhir, membatalkan perjanjian militer dengan tetangganya dan menyatakan Korea Selatan sebagai negara musuh. Negara ini juga meningkatkan pengujian senjata, meluncurkan kapal selam dan menempatkan satelit mata-mata pertamanya ke luar angkasa.

Kim Jong-un juga meningkatkan retorikanya, berbicara tentang persiapan dan kesiapan perang.

Ketika ditanya tentang ancaman yang ditimbulkan oleh beberapa peluncur roket, Menteri Pertahanan Korea Selatan Shin Won-sik mengatakan bahwa jika Pyongyang menembakkan rudal konvensional dalam jumlah besar terhadap Korea Selatan, hal itu akan “merupakan perang” dan memicu serangan balasan yang kuat.

Uji coba rudal balistik yang dilakukan pada hari Senin adalah yang kedua yang dilakukan Korea Utara pada tahun ini setelah Pyongyang meluncurkan rudal yang dikatakan memiliki hulu ledak hipersonik yang dapat bermanuver pada 14 Januari.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
Balas Dendam Israel!...
Balas Dendam Israel! Iran Dibombardir Rudal Balistik Pasca Ketegangan
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina,...
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan
Rekomendasi
Kritik Pemadaman Listrik,...
Kritik Pemadaman Listrik, Komisi VI DPR: Tidak Boleh Lagi Terjadi
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Berita Terkini
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Infografis
Kim Jong-un: Korut Lanjutkan...
Kim Jong-un: Korut Lanjutkan Pengembangan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved