Meski Disabotase Ukraina, Pemilu Presiden Rusia Akan Memuluskan Jalan bagi Putin
Minggu, 17 Maret 2024 - 16:16 WIB
loading...
A
A
A
Kyiv menganggap pemilu yang berlangsung di wilayah yang dikuasai Rusia itu ilegal dan tidak sah. Analis militer melihat serangan harian yang dilakukan Kyiv yang terutama menargetkan energi dan infrastruktur penting lainnya sebagai upaya untuk menggoyahkan rasa stabilitas Rusia dan melemahkan upaya perang Moskow.
Perang Ukraina telah menjadi konflik paling mematikan di Eropa sejak Perang Dunia Kedua. Tak satu pun dari tiga kandidat lain dalam pemungutan suara tersebut memberikan tantangan yang kredibel terhadap Putin, 71 tahun, yang mendominasi lanskap politik Rusia.
Baca Juga: 4 Capres Pemilu Rusia, Nomor 1 Dijamin Menang
Namun para pendukung musuh utama Putin, mendiang Alexei Navalny, yang meninggal mendadak di koloni hukuman Arktik pada bulan Februari, menyerukan agar orang-orang di seluruh Rusia untuk memilih pada waktu yang sama pada hari Minggu siang di setiap pemilu yang ke-11 kalinya di negara tersebut. zona.
Aksi "Noon Against Putin" yang didukung oleh janda Navalny, Yulia Navalnaya, dihadirkan sebagai cara masyarakat menyampaikan penolakan tanpa risiko ditangkap karena mereka akan mengantri untuk memilih secara sah. Kremlin telah memperingatkan masyarakat agar tidak mengambil bagian dalam pertemuan yang tidak sah.
Perang Ukraina telah menjadi konflik paling mematikan di Eropa sejak Perang Dunia Kedua. Tak satu pun dari tiga kandidat lain dalam pemungutan suara tersebut memberikan tantangan yang kredibel terhadap Putin, 71 tahun, yang mendominasi lanskap politik Rusia.
Baca Juga: 4 Capres Pemilu Rusia, Nomor 1 Dijamin Menang
Namun para pendukung musuh utama Putin, mendiang Alexei Navalny, yang meninggal mendadak di koloni hukuman Arktik pada bulan Februari, menyerukan agar orang-orang di seluruh Rusia untuk memilih pada waktu yang sama pada hari Minggu siang di setiap pemilu yang ke-11 kalinya di negara tersebut. zona.
Aksi "Noon Against Putin" yang didukung oleh janda Navalny, Yulia Navalnaya, dihadirkan sebagai cara masyarakat menyampaikan penolakan tanpa risiko ditangkap karena mereka akan mengantri untuk memilih secara sah. Kremlin telah memperingatkan masyarakat agar tidak mengambil bagian dalam pertemuan yang tidak sah.
Lihat Juga :