Gagal dan Kalah Melawan Hamas, Ribuan Rakyat Israel Kembali Tuntut PM Netanyahu Mundur
Minggu, 17 Maret 2024 - 14:47 WIB
loading...
Ribuan rakyat Israel menuntut PM Benjamin Netanyahu untuk mengundurkan diri. Foto/Reuters
A
A
A
TEL AVIV - PM Netanyahu harus mengundurkan diri. Itulah tuntutan ribuan pengunjuk rasa yang berkumpul di kota-kota terbesar Israel pada Sabtu (16/3/2024).
Warga Israel marah atas cara pemerintah menangani perang di Gaza dan kegagalan pemerintah dalam menjamin pembebasan tawanan Israel yang diyakini ditahan di Gaza.
Sementara kepala agen Mossad Israel diperkirakan berada di Qatar hari ini untuk melakukan perundingan gencatan senjata, banyak warga Israel yang sudah kehabisan kesabaran dengan perang yang kini memasuki hari ke-163.
“Kami ingin pemerintah ini menanggapi kami dengan serius dan mundur. Negara kami adalah untuk rakyat dan bukan untuk kelompok diktator kecil yang menganggap mereka adalah pusat dunia,” kata Guy Ginat, seorang pengunjuk rasa, dilansir Al Jazeera.
Pengunjuk rasa lainnya, Dana Milo, berkata: “Di balik setiap korban penculikan yang masih menderita di penawanan Hamas, ada orang-orang yang mereka cintai, yang tidak tidur, tidak makan, dan tidak bisa bernapas.”
Warga Israel marah atas cara pemerintah menangani perang di Gaza dan kegagalan pemerintah dalam menjamin pembebasan tawanan Israel yang diyakini ditahan di Gaza.
Sementara kepala agen Mossad Israel diperkirakan berada di Qatar hari ini untuk melakukan perundingan gencatan senjata, banyak warga Israel yang sudah kehabisan kesabaran dengan perang yang kini memasuki hari ke-163.
“Kami ingin pemerintah ini menanggapi kami dengan serius dan mundur. Negara kami adalah untuk rakyat dan bukan untuk kelompok diktator kecil yang menganggap mereka adalah pusat dunia,” kata Guy Ginat, seorang pengunjuk rasa, dilansir Al Jazeera.
Pengunjuk rasa lainnya, Dana Milo, berkata: “Di balik setiap korban penculikan yang masih menderita di penawanan Hamas, ada orang-orang yang mereka cintai, yang tidak tidur, tidak makan, dan tidak bisa bernapas.”
Lihat Juga :