Ogah Jadi Basis Tentara AS, Negara Ini Putuskan Hubungan Militer dengan Amerika
Minggu, 17 Maret 2024 - 13:30 WIB
loading...
A
A
A
Tim AS bertemu dengan beberapa pejabat tinggi Niger, termasuk Perdana Menteri (PM) Ali Mahaman Lamine Zeine—yang tampaknya berusaha merundingkan pembaruan perjanjian—namun gagal mencapai pertemuan dengan pemimpin negara; Jenderal Abdourahamane Tchiani.
“Niger menyesali niat delegasi Amerika untuk menolak hak rakyat Niger yang berdaulat untuk memilih mitra dan jenis kemitraan yang benar-benar mampu membantu mereka memerangi terorisme,” kata Abdramane.
Juru bicara tersebut menambahkan bahwa delegasi Amerika telah bertindak melanggar protokol diplomatik, dan bahkan tidak memberi tahu tuan rumah tentang agenda dan tanggal kedatangan mereka.
Pemerintahan baru Niger, yang berkuasa sejak tergulingnya Presiden Mohamed Bazoum yang pro-Barat pada Juli lalu, telah mengambil sejumlah langkah untuk memutuskan hubungan dengan mantan mitra militer Niamey.
Para pemimpin kudeta menyebut dugaan kegagalan pemerintah Bazoum dalam memerangi teroris di Sahel, meskipun ada kehadiran pasukan asing—termasuk pasukan Prancis—sebagai alasan pengambilalihan militer.
“Niger menyesali niat delegasi Amerika untuk menolak hak rakyat Niger yang berdaulat untuk memilih mitra dan jenis kemitraan yang benar-benar mampu membantu mereka memerangi terorisme,” kata Abdramane.
Juru bicara tersebut menambahkan bahwa delegasi Amerika telah bertindak melanggar protokol diplomatik, dan bahkan tidak memberi tahu tuan rumah tentang agenda dan tanggal kedatangan mereka.
Pemerintahan baru Niger, yang berkuasa sejak tergulingnya Presiden Mohamed Bazoum yang pro-Barat pada Juli lalu, telah mengambil sejumlah langkah untuk memutuskan hubungan dengan mantan mitra militer Niamey.
Para pemimpin kudeta menyebut dugaan kegagalan pemerintah Bazoum dalam memerangi teroris di Sahel, meskipun ada kehadiran pasukan asing—termasuk pasukan Prancis—sebagai alasan pengambilalihan militer.
Lihat Juga :