Hamas Ajukan Gencatan Senjata 3 Tahap dengan Israel, Ini Rinciannya

Minggu, 17 Maret 2024 - 12:10 WIB
loading...
A A A
Mereka menjelaskan bahwa Hamas menawarkan Israel untuk membebaskan 50 tahanan Palestina, 30 di antaranya menjalani hukuman seumur hidup, sebagai imbalan atas pembebasan setiap tentara Israel yang ditangkap masih hidup.

Pada Kamis malam, Hamas mengumumkan bahwa mereka telah menyampaikan visi kepada para mediator di Qatar dan Mesir mengenai perjanjian gencatan senjata dan pertukaran tahanan dengan Israel.

Dalam pernyataannya di Telegram, Hamas menyampaikan: “Gerakan ini menyampaikan kepada saudara-saudara yang menjadi mediator sebuah visi komprehensif berdasarkan prinsip dan landasan yang dianggap perlu untuk perjanjian tersebut.”

“Visi yang disampaikan oleh gerakan ini juga mencakup visinya mengenai arsip pertukaran tahanan. Gerakan ini akan tetap berkomitmen terhadap hak dan kepentingan rakyat kami,” lanjut Hamas.

Mereka menekankan bahwa hal ini terjadi sebagai bagian dari kelanjutan dari: “Negosiasi melalui saudara-saudara mediasi di Mesir dan Qatar untuk menghentikan agresi terhadap rakyat kami di Gaza, memberikan pertolongan dan bantuan kepada mereka, mengembalikan para pengungsi ke tempat tinggal mereka, dan menarik pasukan pendudukan dari Jalur Gaza.”

Sebaliknya, Army Radio Israel mengutip seorang pejabat yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan bahwa Tel Aviv telah menerima garis besar tanggapan Hamas mengenai penyelesaian perjanjian pertukaran tahanan, dan melaporkan bahwa hal itu sedang dipertimbangkan.

Channel 12 Israel juga mengungkapkan pada Kamis malam bahwa Qatar telah menyampaikan tanggapan Hamas kepada Israel terkait kesepakatan pertukaran tahanan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Macron Rilis Video Trump...
Macron Rilis Video Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran: Langkah Penting!
Rekomendasi
FIFA Beri Lampu Hijau,...
FIFA Beri Lampu Hijau, Michael Oliver Pimpin Laga Belanda vs Swedia
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
Sidang Tuntutan Dalang...
Sidang Tuntutan Dalang Pembunuhan Kacab Bank Ditunda
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved