Hamas Ajukan Gencatan Senjata 3 Tahap dengan Israel, Ini Rinciannya

Minggu, 17 Maret 2024 - 12:10 WIB
loading...
A A A
Pernyataan Israel mengenai tuntutan “delusi” Hamas diungkapkan dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor Netanyahu setelah pertemuan Dewan Manajemen Perang yang dipimpinnya, yang kemudian bertemu dengan Dewan Menteri Urusan Keamanan dan Politik (Kabinet) untuk membahas tanggapan Hamas terhadap jalannya perundingan.

Pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor Netanyahu mengatakan: “Setelah musyawarah, tuntutan Hamas masih bersifat delusi. Delegasi Israel akan berangkat ke Doha setelah kabinet membahas posisi Israel.”

Pembicaraan di Kairo, yang dimediasi oleh Mesir dan Qatar, belum membuahkan hasil nyata mengenai tercapainya kesepakatan pertukaran tahanan dalam kerangka gencatan senjata sementara di Jalur Gaza.

Netanyahu menghadapi kritik dari kalangan Israel dan sejumlah politisi, bahkan mereka yang berafiliasi dengan Dewan Perang, karena “krisis sandera” di Gaza dan kegagalan untuk menemukan jalan untuk menjamin mereka kembali hidup-hidup, dan beberapa orang menuduhnya menghalangi kesepakatan untuk melepaskan mereka.

Keluarga para tawanan di Jalur Gaza mengorganisir protes hampir setiap hari untuk menuntut tercapainya kesepakatan yang mengarah pada pembebasan anak-anak mereka.

Israel menahan setidaknya 9.100 warga Palestina di penjaranya, menurut sumber resmi Palestina, sementara jumlah warga Israel yang ditawan Hamas di Gaza masih menjadi misteri mengingat penolakan Hamas untuk mengungkapkan jumlah akurat para tawanan.

Media Israel memperkirakan jumlah tawanan yang ditahan di Gaza berkisar antara 240 hingga 253, termasuk tiga orang yang dibebaskan dan 105 orang yang dibebaskan oleh Hamas selama kesepakatan pertukaran tahanan pada November 2023. Gerakan Hamas menyebutkan bahwa 70 lainnya dibunuh oleh pengeboman Israel.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Jujur Saja, Kita Menyerah'
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Pulisic Absen, Amerika...
Pulisic Absen, Amerika Serikat Bungkam Australia 2-0 di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved