Pengamat Ungkap Alasan Biden Bisa Jegal Trump di Pilpres AS
Jum'at, 14 Agustus 2020 - 22:00 WIB
loading...
A
A
A
Sementara Biden, tidak membangkitkan antusiasme liar dalam pemilih, meskipun ia tidak sekuat Hillary Clinton. Namun, Shanahan mengatakan, sikap Biden menemukan banyak dukungan di antara warga AS yang telah bosan dengan politik yang dilakukan Trump dan disertai dengan berbagai skandal.
Shanahan mencatat bahwa Biden juga bukan pilihan yang aman, mengisyaratkan usia yang sudah cukup tua, di mana Bien akan berusia 81 tahun pada akhir masa kepresidenannya jika dia menang.
"Setelah empat tahun "Reality TV-Presidency" banyak negara bagian hanya menginginkan masa tenang. Biden menawarkan sepasang tangan yang aman, meskipun pilihannya untuk pasangannya akan sangat signifikan, karena peluangnya lebih tinggi daripada biasanya bagi mereka untuk masuk ke Gedung Putih sebelum masa jabatan Biden habis, jika dia terpilih," ungkapnya.
Sementara itu, Don Debar, seorang analis politik Amerika juga menuturkan bahwa peningkatan popularitas Biden lebih kepada sikap Trump terhadap isu-isu terkini dan bukan karena prestasinya. Dia mencatat bahwa Biden telah melakukan beberapa upaya untuk mencalonkan diri sebagai presiden, semuanya gagal dan berpendapat bahwa dia tidak memiliki citra nasional yang positif dan tidak ada konstituensi publik alami dalam partainya sendiri.
(Baca: Kampanye Bersama, Joe Biden dan Kamala Harris Bersumpah Kalahkan Trump )
Shanahan mencatat bahwa Biden juga bukan pilihan yang aman, mengisyaratkan usia yang sudah cukup tua, di mana Bien akan berusia 81 tahun pada akhir masa kepresidenannya jika dia menang.
"Setelah empat tahun "Reality TV-Presidency" banyak negara bagian hanya menginginkan masa tenang. Biden menawarkan sepasang tangan yang aman, meskipun pilihannya untuk pasangannya akan sangat signifikan, karena peluangnya lebih tinggi daripada biasanya bagi mereka untuk masuk ke Gedung Putih sebelum masa jabatan Biden habis, jika dia terpilih," ungkapnya.
Sementara itu, Don Debar, seorang analis politik Amerika juga menuturkan bahwa peningkatan popularitas Biden lebih kepada sikap Trump terhadap isu-isu terkini dan bukan karena prestasinya. Dia mencatat bahwa Biden telah melakukan beberapa upaya untuk mencalonkan diri sebagai presiden, semuanya gagal dan berpendapat bahwa dia tidak memiliki citra nasional yang positif dan tidak ada konstituensi publik alami dalam partainya sendiri.
(Baca: Kampanye Bersama, Joe Biden dan Kamala Harris Bersumpah Kalahkan Trump )
Lihat Juga :