Cara Ampuh Tank Rusia Hancurkan Abrams AS di Ukraina dengan Sekali Tembak

Sabtu, 09 Maret 2024 - 00:01 WIB
loading...
Cara Ampuh Tank Rusia...
Tank T-72B3 mampu menghancurkan tank Abrams buatan AS di medan perang. Foto/sputnik
A A A
MOSKOW - Karakteristik kinerja tank T-72B3 menambah kemampuan tank tersebut membuat tank Abrams Amerika Serikat (AS) di Ukraina hancur di medan perang.

Penilaian itu diungkap pakar militer Rusia Alexander Bartosh kepada Sputnik.

Tank M1Abrams yang dipasok AS baru-baru ini dihancurkan di Ukraina oleh satu tembakan dari tank T-72B3 Rusia.

Itu merupakan tank M1Abrams ketiga yang telah dimusnahkan di zona operasi militer khusus dalam beberapa pekan terakhir.

“Beberapa faktor utama, termasuk keterampilan dan kecerdasan awak tank Rusia, menjadi faktor penentu kemenangan T-72B3 dalam duel pertama melawan Abrams,” ungkap pakar Rusia Alexander Bartosh di Pusat Analisis dan Penilaian Diplomatik Militer Liga Diplomat Militer dalam wawancara dengan Sputnik.

Aspek lainnya adalah spesialis teknis militer Rusia, yang dengan sangat akurat mengidentifikasi kerentanan Abrams dan menghitung bagaimana dan di mana T-72B3 harus menembak, menurut Bartosh.

Dia menjelaskan, “Penting untuk menyerang area Abrams antara turret dan lambung tank, sehingga tank tersebut dapat mengalami kerusakan parah dan tidak dapat diperbaiki, setelah itu tank tersebut tidak dapat berlari di medan perang atau melakukan misi tempur.”

“Yang terakhir, karakteristik kinerja T-72B3, yang dilengkapi dengan senjata yang sangat baik dan peralatan khusus, memungkinkan untuk menghancurkan Abrams dengan tembakan pertama,” papar pakar Rusia tersebut.

“Kemampuan T-72B3 untuk melenyapkan Abrams yang ajaib dengan satu tembakan menunjukkan profesionalisme militer Rusia dan ketidakmampuan Amerika serta negara-negara Barat untuk membahayakan Rusia,” tegas Bartosh.

Baca juga: Tank Andalan AS Senilai Rp377 Miliar Dikalahkan Drone Murah Rusia Rp8 Juta

Ketika ditanya apakah penghancuran Abrams ketiga akan mempengaruhi upaya Barat mengirim lebih banyak kendaraan bersenjata serupa ke Ukraina, Bartosh mengatakan, “Tekad negara-negara Barat telah terguncang, terutama karena penghancuran Abrams dan Leopard adalah pukulan serius terhadap daya saing perusahaan-perusahaan Barat."

“Kedua, Barat melihat peralatan militernya digunakan di medan perang di Ukraina tidak seperti yang mereka harapkan, yaitu perangkat keras militer ini ternyata rentan,” tegas Bartosh.

Secara keseluruhan, kompleks industri militer Rusia menunjukkan keunggulannya, baik dalam hal tank dan pesawat terbang, dibandingkan peralatan Ukraina yang dipasok Barat, menurut pakar tersebut.

Perlu dicatat bahwa dua tank Abrams pertama dihancurkan oleh pasukan Rusia dengan bantuan pesawat udara tak berawak, juga dikenal sebagai drone kamikaze, yang banyak digunakan di zona operasi khusus.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Transportasi Umum dan Tempat Wisata Gratis juga Berlaku bagi Warga KTP Non-DKI
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mekkhala, Ingatkan Potensi Hujan Lebat
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
Berita Terkini
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Infografis
Houthi Tembak Jatuh...
Houthi Tembak Jatuh Drone AS dengan Rudal Buatan Lokal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved