Arab Saudi Kutuk Persetujuan Israel atas Permukiman Baru di Tepi Barat

Kamis, 07 Maret 2024 - 19:10 WIB
loading...
Arab Saudi Kutuk Persetujuan...
Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud. Foto/REUTERS
A A A
RIYADH - Arab Saudi mengecam persetujuan Israel atas permukiman baru di Tepi Barat yang diduduki.Kementerian luar negeri (Kemlu) Saudi menyatakan menolak keputusan pembangunan 3.500 unit permukiman baru Israel di wilayah pendudukan Palestina.

“Kerajaan Arab Saudi juga mengutuk upaya-upaya yang mencoba melakukan Yudaisasi di sebagian besar Tepi Barat, termasuk Yerusalem,” ungkap pernyataan Kemlu Saudi.

“Hal ini bertentangan dengan semua resolusi internasional, hukum hak asasi manusia internasional, dan piagam PBB. Tindakan seperti itu menghalangi tercapainya peluang perdamaian dan stabilitas di kawasan,” tegas Kemlu Saudi.

Kemlu Saudi menambahkan, “Kerajaan menegaskan kembali perlunya mengakhiri penderitaan dan memberikan harapan bagi rakyat Palestina dan memungkinkan mereka memperoleh hak untuk hidup aman dan mendirikan negara Palestina dengan perbatasan tahun 1967 dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.”

Israel telah membunuh hampir 31.000 warga Palestina di Jalur Gaza. Lebih dari 72.000 orang terluka di Gaza akibat serangan Israel. Sebagian besar korban tewas dan terluka adalah wanita dan anak-anak.

Saat ini Israel memblokade Jalur Gaza sehingga bantuan kemanusiaan tidak dapat masuk ke wilayah itu.
Kelaparan melanda Gaza. Sejumlah anak meninggal akibat kelaparan dan gizi buruk di wilayah terkepung itu.

Baca juga: Afrika Selatan Desak ICJ Ambil Tindakan Tambahan dalam Kasus Genosida Israel

Seorang anak di Gaza, yang diidentifikasi bernama Yazan al-Kafarna, adalah salah satu korban terbaru yang meninggal karena kelaparan dan kekurangan gizi di Jalur Gaza sejak perang pada 7 Oktober.

Menurut pemberitaan media lokal, Kafarna meninggal di Rumah Sakit al-Najjar di Rafah pada Senin (4/3/2024), sehingga jumlah total anak yang meninggal karena kekurangan gizi sejak Oktober menjadi 16 orang.

Gambar dan video yang dibagikan tentang Kafarna pada tanggal 2 Maret menunjukkan dia terbaring di ranjang rumah sakit dengan pipi cekung.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Bak Neraka: Iran Melawan AS, Arab Saudi Melawan Houthi Yaman
Gencatan Senjata Berakhir!...
Gencatan Senjata Berakhir! Perang Houthi dan Arab Saudi Bisa Pecah Kapan Saja
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Adara Ajak Masyarakat...
Adara Ajak Masyarakat Berkarya untuk Al-Aqsa dan Palestina melalui Art & Craft for Palestine
Horor! Siswa Pilot Terpaksa...
Horor! Siswa Pilot Terpaksa Mendarat Sendiri Usai Instrukturnya Tiba-Tiba Lompat Keluar Pesawat
Kebakaran Hebat Pub...
Kebakaran Hebat Pub di Thailand, 27 Orang Tewas
Rekomendasi
Meski Raja Charles Sudah...
Meski Raja Charles Sudah Reuni dengan Harry, Pangeran William Belum Siap Berdamai
Rawat Toleransi, Rampeani...
Rawat Toleransi, Rampeani Rachman Perindo Realisasikan Aspirasi Jemaat Gereja di Mimika
Bulog Serap 3,4 Juta...
Bulog Serap 3,4 Juta Ton Beras Petani, Setara 85% dari Target Nasional
Berita Terkini
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved