Afrika Selatan Desak ICJ Ambil Tindakan Tambahan dalam Kasus Genosida Israel

Kamis, 07 Maret 2024 - 15:36 WIB
loading...
Afrika Selatan Desak...
Ruang sidang saat dengar pendapat publik di Mahkamah Internasional (ICJ) tentang konsekuensi hukum tindakan Israel di wilayah Palestina pada 26 Februari 2024, di Den Haag, Belanda. Foto/Nikos Oikonomou/Anadolu Agency
A A A
DEN HAAG - Afrika Selatan mengajukan permintaan mendesak untuk tindakan sementara tambahan dan modifikasi keputusan sementara Mahkamah Internasional (ICJ) dalam kasus genosida terhadap Israel.

Langkah itu diungkap ICJ, dilansir Anadolu Agency. “Dalam permintaan mendesak barunya, Afrika Selatan mengatakan pihaknya mengajukan hal ini karena fakta baru dan perubahan situasi di Gaza, khususnya situasi kelaparan yang meluas,” ungkap pernyataan ICJ pada Rabu (6/3/2024).

Menurut permintaan tersebut, tindakan Israel yang sedang berlangsung ini merupakan pelanggaran terhadap Konvensi Pencegahan dan Penghukuman Kejahatan Genosida dan pelanggaran terhadap tindakan sementara yang dikeluarkan ICJ pada Januari.

Israel dituduh melakukan genosida di Mahkamah Internasional. Keputusan sementara pada Januari memerintahkan rezim kolonial Zionis untuk menghentikan tindakan genosida dan mengambil tindakan untuk menjamin bantuan kemanusiaan diberikan kepada warga sipil di Gaza.

Rezim apartheid Israel telah melancarkan serangan militer mematikan, yang kini memasuki hari ke-152, di Jalur Gaza sejak serangan Hamas pada 7 Oktober, yang menurut Tel Aviv menewaskan hampir 1.200 orang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Media Belanda Bongkar...
Media Belanda Bongkar Penyebab Dean James Batal Gabung Timnas Indonesia
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Harga Minyak Dunia Naik,...
Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih
Rekomendasi
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Berita Terkini
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Infografis
12 Terlapor dalam Kasus...
12 Terlapor dalam Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved