Sudan Tidak Keberatan Rusia Bangun Pangkalan Angkatan Laut

Selasa, 05 Maret 2024 - 15:01 WIB
loading...
Sudan Tidak Keberatan...
Kapal perang Rusia berlabuh di Sudan. Foto/Sputnik/Ibrahim Ishaq
A A A
ANTALYA - Pihak berwenang Sudan tidak keberatan dengan pendirian pangkalan angkatan laut Rusia di negara tersebut. Menteri Luar Negeri (Menlu) Sudan Ali Al-Sadiq Ali menegaskan hal itu kepada Sputnik.

“Kami tidak memiliki keberatan mendasar terhadap perjanjian yang dicapai pada pemerintahan sebelumnya. Ini adalah kewajiban negara,” ujar Ali di sela-sela Forum Diplomasi Antalya.

Parlemen baru Sudan akan mempertimbangkan perjanjian dengan Rusia mengenai pembentukan pangkalan militer di negara itu setelah pemilu, menurut Ali.

“Kami percaya bahwa parlemen baru harus dibentuk, yang akan mempertimbangkan perjanjian tersebut dan mengembangkan rekomendasi untuk pemerintah, satu rekomendasi positif. Kami menyerahkan masalah ini kepada parlemen, yang akan dipilih,” papar Ali.

Pada Februari, Duta Besar Rusia untuk Sudan Andrei Chernovol mengatakan kepada Sputnik bahwa negara tersebut belum dapat menyelesaikan prosedur untuk meratifikasi perjanjian mengenai pendirian pangkalan angkatan laut Rusia di Port Sudan di Laut Merah.

Pangkalan ini akan memastikan kehadiran angkatan laut Rusia di Laut Merah dan Samudra Hindia. Kehadiran pangkalan ini, menurut mantan kepala angkatan udara Rusia, bisa menyelamatkan kapal-kapalnya dari kebutuhan perjalanan panjang di kawasan itu. Sebagai ganti dari peluang ini, Rusia akan memberi Sudan senjata dan peralatan militer.

Pembangunan pangkalan angkatan laut Rusia di Sudan menunjukkan peningkatan pengaruh Rusia di Afrika dan juga menunjukkan ambisi global mereka.

Dengan pangkalan ini, Rusia tidak hanya meningkatkan kemampuan operasional mereka di Samudra Hindia, tetapi juga memperluas pengaruh mereka di Afrika.

Baca juga: Dmitry Medvedev: Ukraina Adalah Rusia
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Berita Terkini
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved