5 Teori Liar Hantui Tragedi Lenyapnya MH370 Bersama 239 Orang

Selasa, 05 Maret 2024 - 12:51 WIB
loading...
A A A

3. Teori Kargo Mencurigakan


MH370 membawa lebih dari 10.000 kg kargo, termasuk 221 kg baterai lithium-ion, yang dianggap menarik bagi penyelidik Malaysia untuk mencoba mencari tahu apa yang terjadi pada penerbangan tersebut.

Baterai tersebut, yang dapat menyebabkan kebakaran jika terlalu panas dan terbakar, dikirim oleh Motorola dari fasilitas di Bayan Lepas, Malaysia, ke Tianjin, China.

Barang-barang tersebut dikemas berdasarkan pedoman Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) namun tidak melalui pemeriksaan keamanan tambahan di Bandara Internasional Kuala Lumpur sebelum dimuat ke dalam pesawat.

Teori lain adalah bahwa baterai tersebut entah bagaimana tercampur dengan lebih dari 4.500 kg manggis—buah tropis yang juga dikirim—menyebabkan pembakaran, namun sebuah laporan mengatakan "sangat tidak mungkin" kedua benda tersebut bersentuhan satu sama lain saat mereka dibungkus dan dalam wadah terpisah.

Dalam teori lain, pemerintah Amerika Serikat dituduh mengganggu komunikasi pesawat sebelum menembak jatuh karena tidak ingin China memiliki peralatan Motorola, namun teori ini juga telah diabaikan.

4. Teori Penumpang Gelap


Ada teori yang menyebutkan bahwa ada penumpang gelap yang menyelinap ke dalam pesawat MH370 dengan tujuan menjatuhkan pesawat.

Terdapat area di bawah lantai tepat di luar pintu dek penerbangan di mana seseorang dapat bersembunyi, tetapi penumpang gelap harus memiliki akses ke pesawat sebelum bersiap untuk berangkat.

Mereka juga harus mengalahkan awak kabin, pilot, dan penumpang lain untuk mengambil alih pesawat. Teori ini juga diabaikan.

5. Teori Dekompresi yang Tidak Terkendali


Biro Keselamatan Transportasi Australia (ATSB) mengatakan kru yang tidak responsif atau kejadian hipoksia lebih mungkin terjadi dibandingkan gangguan dalam penerbangan (misalnya, terhenti) atau kejadian meluncur seperti kegagalan mesin karena kehabisan bahan bakar.

Disebutkan bahwa penurunan tekanan kabin yang tidak terkendali akibat kesalahan manusia atau kegagalan struktural yang menyebabkan kru tidak responsif atau hipoksia "paling sesuai dengan bukti yang ada" untuk jangka waktu lima jam saat penerbangan melakukan perjalanan ke selatan melintasi Samudra Hindia tanpa komunikasi atau penyimpangan yang signifikan, kemungkinan besar dilakukan dengan autopilot.

Para ahli belum mencapai konsensus mengenai teori ini, namun para penyelidik mengatakan mereka yakin pesawat tersebut tidak berhasil dikendalikan ketika jatuh.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Peta Politik Malaysia...
Peta Politik Malaysia Terus Berubah Warna, PM Anwar Ibrahim Kian Tersudut
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
Horor! Jendela Pesawat...
Horor! Jendela Pesawat Terlepas di Tengah Penerbangan, Seorang Penumpang Nyaris Tersedot Keluar
Mahathir Mohamad Genap...
Mahathir Mohamad Genap 101 Tahun, Dokter yang Sulap Wajah Malaysia Modern
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
Kebakaran Hebat di Bar...
Kebakaran Hebat di Bar Bangkok Tewaskan 27 Orang!
Menhan Israel Puas Gaza...
Menhan Israel Puas Gaza Hancur: Senang, Bukan?
Rekomendasi
Pegadaian Raih Penghargaan...
Pegadaian Raih Penghargaan Top Company in Bullion Bank Industry 2026 Berkat Kontribusi Nyata pada Asta Cita
3 Amalan Bulan Safar...
3 Amalan Bulan Safar 1448 Hijriyah yang Jangan Dilewatkan, Pahalanya Berlipat-lipat
Tokenisasi ETF Buka...
Tokenisasi ETF Buka Akses Lebih Mudah Investasi S&P 500 dan Nasdaq
Berita Terkini
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved