Hapus Isu Yerusalem dari Pembicaraan Damai, Palestina Kecam Trump

Rabu, 22 Agustus 2018 - 22:20 WIB
Hapus Isu Yerusalem...
Hapus Isu Yerusalem dari Pembicaraan Damai, Palestina Kecam Trump
A A A
RAMALLAH - Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) dan kelompok gerakan Islam Hamas mengecam Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Trump mengusulkan untuk menghapus isu Yerusalem dari pembicaraan damai Timur Tengah.

Anggota Komite Eksekutif PLO, Ahmad Tamimi mengatakan, pernyataan Trump tentang penghapusan masalah Yerusalem dari perundingan Israel-Palestina tidak berguna.

"Pernyataan Trump mengungkapkan kebijakan AS yang bias terhadap Israel dan kelanjutan ilusi AS, yang meliputi meloloskan perjanjian damai 'Kesepakatan Abad Ini' tanpa Yerusalem menjadi ibu kota negara Palestina," katanya dalam sebuah pernyataan.

"Trump tidak akan bisa menghapus masalah Yerusalem dari hati warga Palestina, Arab, dan Muslim," imbuh pejabat senior PLO itu seperti dikutip dari Xinhua, Rabu (22/8/2018).

Sementara itu, Sami Abu Zuhri, juru bicara Hamas di Gaza, menyebut keputusan Trump untuk menyingkirkan Yerusalem dari pembicaraan Palestina-Israel sangat berbahaya.

"Harus ada respon tegas dan ketat Palestina seperti menarik pengakuan Israel, membatalkan kemitraan keamanan dan memutuskan semua kontak dan hubungan dengan pemerintah AS," kata Abu Zuhri dalam sebuah pernyataan pers.

Para pemimpin Palestina telah berulang kali mengumumkan penolakan kategoris mereka terhadap rencana perdamaian Timur Tengah usulan AS yang mengecualikan Yerusalem, masalah pengungsi dan permukiman Yahudi.

"Kami telah menghapus masalah Yerusalem dari meja perundingan," kata Trump dalam sebuah pidato di Virginia.

"Selama negosiasi, Israel akan membayar harga yang jauh lebih tinggi karena telah mengambil hadiah yang sangat berharga," tambah Trump, mengacu pada pengakuannya atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel Desember lalu.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas baru-baru ini menegaskan bahwa pihak Palestina tidak akan mengadakan pembicaraan dengan pemerintahan Trump atau menerimanya sebagai mediator perdamaian sebelum mencabut keputusannya tentang Yerusalem.
(ian)
Berita Terkait
Setelah Hamas Sepakat...
Setelah Hamas Sepakat Proposal Trump, Israel Setujui Rencana Perdamaian Gaza
Trump PeDe Bisa Damaikan...
Trump PeDe Bisa Damaikan Palestina-Israel
Hamas dan Fatah Bersatu...
Hamas dan Fatah Bersatu Hadapi Usulan Pencaplokan Gaza oleh Donald Trump
5 Alasan Donald Trump...
5 Alasan Donald Trump Tak Akan Pernah Membela Palestina
3 Kebijakan Kontroversial...
3 Kebijakan Kontroversial Donald Trump yang Dianggap Anti-Palestina
Netanyahu: Palestina...
Netanyahu: Palestina akan Kembali Berunding Jika Trump Terpilih Lagi
Berita Terkini
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
4 jam yang lalu
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
5 jam yang lalu
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
6 jam yang lalu
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
7 jam yang lalu
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
8 jam yang lalu
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
9 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved