Kabinet Perang Israel Cabut Wewenang Ben Gvir Terkait Masjid Al-Aqsa

Kamis, 29 Februari 2024 - 21:45 WIB
loading...
Kabinet Perang Israel...
Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir (tengah) di Kiryat Malachi, Israel, pada 16 Februari 2024. Foto/Mostafa Alkharouf/Anadolu Agency
A A A
TEL AVIV - Kabinet Perang Israel telah memutuskan mencabut wewenang keamanan atas Masjid Al-Aqsa dari Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir.

Kabar itu diungkap Saluran TV Israel, Channel 12, pada Rabu malam (28/2/2024).

Mereka juga memutuskan tidak menerapkan pembatasan khusus terhadap masuknya warga Palestina dari 48 wilayah untuk salat di Masjid Al-Aqsa selama bulan penuh berkah Ramadan.

Hal ini terjadi menyusul peringatan yang dikeluarkan para pejabat senior kepolisian Israel agar tidak menerapkan kebijakan yang diadopsi Menteri Keamanan Nasional, Itamar Ben Gvir, di Masjid Al-Aqsa.

Mereka memperingatkan agar tidak memberlakukan pembatasan masuknya jemaah ke tempat suci di Yerusalem selama bulan Ramadan.

Mereka menyatakan hal ini dapat menyebabkan ketegangan keamanan di Yerusalem yang diduduki dan kota-kota bersejarah di 48 wilayah yang dikenal di Israel sebagai “kota campuran”.

Laporan Channel tersebut mengutip para perwira senior di pimpinan kepolisian yang mengatakan, jika pemerintah memutuskan mematuhi tuntutan Ben Gvir, hal ini dapat menyebabkan “meningkatnya ketegangan di Yerusalem dan kota-kota lainnya”.

Para petugas kepolisian menekankan ketenangan yang ada di komunitas Arab sejak dimulainya perang di Gaza harus mendorong para pengambil keputusan menahan diri dari menerapkan pembatasan terhadap warga Muslim di Israel yang ingin salat di Masjid Al-Aqsa selama Ramadan.

Baca juga: Pasukan Israel Tembak Wilayah Sendiri 5 Kali Sejak Pecah Konflik Gaza
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Trump Murka Harga BBM...
Trump Murka Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Perintahkan Penyelidikan
Rekomendasi
Mahasiswa UBK Ngaku...
Mahasiswa UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Politikus Gerindra: Saya Yakin Tidak Ada Sangkut Paut dengan Mas Gibran
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Berita Terkini
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved