Mengapa Uni Eropa Menjatuhkan Sanksi pada Perusahaan China dan India Terkait Bisnis dengan Rusia?

Kamis, 29 Februari 2024 - 19:19 WIB
loading...
A A A
China memperingatkan bahwa sanksi ini akan berdampak buruk pada hubungan ekonomi dan perdagangan China-UE.

Namun, Ahmadi mengatakan tanggapan China – seperti halnya sanksi Uni Eropa – sebagian besar bersifat simbolis.

“Ini adalah sesuatu yang China rasa harus ditanggapi,” kata Ahmadi. Namun, dia menambahkan bahwa hanya perusahaan mikroteknologi China yang terkena dampaknya, dan hal ini tidak terlalu berdampak pada China.

Jika UE berusaha menjatuhkan sanksi terhadap bank-bank besar China, hal ini kemungkinan besar akan berdampak signifikan terhadap perekonomian global. Namun, Ahmadi berkata, “Saya kira negara-negara Eropa atau Amerika belum siap untuk melakukan tindakan sejauh itu, meskipun mereka mungkin siap, ini mungkin satu-satunya cara untuk menghentikan transshipment melalui China.”

5. India Pun Kecewa

Mengapa Uni Eropa Menjatuhkan Sanksi pada Perusahaan China dan India Terkait Bisnis dengan Rusia?

Foto/Reuters

Si2 Microsystems Pvt Ltd, yang berbasis di Bengaluru India, merupakan tambahan baru dalam daftar sanksi pada hari Jumat.

Si2 merancang sirkuit terpadu untuk industri komersial, militer, dan luar angkasa dan telah bermitra dengan Kementerian Elektronika dan Teknologi Informasi (Meity) India dan Institut Teknologi India Madras yang didanai negara, sebagai bagian dari upaya untuk meneliti pembuatan chip dengan silikon inti prosesor fotonik.

Perusahaan ini memproduksi chip untuk komputasi kuantum dan avionik di antara sektor-sektor lainnya dan telah mengklaim Organisasi Penelitian Luar Angkasa India (ISRO), General Electric dan IBM sebagai pelanggan lamanya, menurut siaran pers pemerintah dan penerbit teknologi global, The Register.

Sanksi UE tidak merinci secara spesifik Si2 apa yang diyakini telah membantu Rusia, namun para ahli menduga Si2 dituduh memfasilitasi pengiriman semikonduktor ke Moskow. Banyak sistem senjata modern bergantung pada semikonduktor.

India adalah mitra strategis dekat UE dan Amerika Serikat. Meskipun mereka telah membeli bahan bakar fosil paling banyak dari Rusia sejak awal perang, setelah China, negara-negara Barat, hingga saat ini, menghindari menargetkan New Delhi atau entitas India.

6. Membangun Aliansi Melawan Rusia

Mengapa Uni Eropa Menjatuhkan Sanksi pada Perusahaan China dan India Terkait Bisnis dengan Rusia?

Foto/Reuters

Diadopsi pada tanggal 31 Juli 2014, Peraturan Dewan Eropa 833/2014 menyatakan bahwa “dilarang menjual, memasok, mentransfer atau mengekspor, secara langsung atau tidak langsung, barang dan teknologi dengan penggunaan ganda” ke Rusia atau untuk digunakan di Rusia. Kesepakatan ini diadopsi setelah aneksasi Rusia atas Krimea dan dukungan Kremlin terhadap gerakan separatis di Ukraina timur.

Peraturan UE yang disahkan pada hari Jumat pada dasarnya merupakan amandemen terhadap Peraturan 833/2014. Perubahan terakhir terhadap aturan tersebut dilakukan pada 18 Desember 2023 dengan masuknya 13 entitas baru ke dalam daftar sanksi.

Sanksi awal dan peraturan yang membatasi sebagian besar menargetkan entitas Rusia dan Belarusia. Pada bulan Februari 2023, tujuh entitas Iran dikenakan sanksi diduga memproduksi barang-barang yang digunakan oleh militer Rusia dalam perang. Pada Juni 2023, entitas dari Hong Kong, China, Uzbekistan, Uni Emirat Arab, Suriah, dan Armenia juga masuk dalam daftar sanksi.

7. Rusia Membalas Aksi Uni Eropa

Mengapa Uni Eropa Menjatuhkan Sanksi pada Perusahaan China dan India Terkait Bisnis dengan Rusia?

Foto/Reuters

Sebagai tanggapan terhadap sanksi Uni Eropa terbaru, Kementerian Luar Negeri Rusia mengumumkan bahwa mereka telah memperluas secara signifikan daftar pejabat dan politisi Uni Eropa yang dilarang memasuki Rusia. Pengumuman itu dibuat pada hari Jumat.

“Uni Eropa melanjutkan upayanya yang sia-sia untuk memberikan tekanan pada Rusia melalui tindakan pembatasan sepihak,” kata Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
AS Bombardir Jembatan...
AS Bombardir Jembatan Bandar-e Khamir Iran, Korban Tewas Bertambah Jadi 7 Orang
Trump Klaim AS Segera...
Trump Klaim AS Segera Menangkan Perang Lawan Iran: Anda Akan Lihat Hasilnya
Rekomendasi
Prancis vs Inggris:...
Prancis vs Inggris: Laga Penutup Didier Deschamps
Komisi IX DPR Cecar...
Komisi IX DPR Cecar BGN usai Pamer Dapat WTP dari BPK: Jangan-jangan Dibikin-bikin
Cita-cita Prabowo 14...
Cita-cita Prabowo 14 Tahun Lalu: Ingin Rakyat Indonesia Punya Taraf Hidup Tak Kalah dari Singapura
Berita Terkini
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Iran Hancurkan Depot...
Iran Hancurkan Depot Drone AS dan Pusat Kecerdasan Buatan di Bahrain
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Infografis
Birokrasi Rumit, Banyak...
Birokrasi Rumit, Banyak Bisnis Hengkang dari Uni Eropa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved