Selandia Baru Tetapkan Seluruh Anggota Hamas Entitas Teroris

Kamis, 29 Februari 2024 - 12:13 WIB
loading...
Selandia Baru Tetapkan...
Selandia Baru tetapkan seluruh anggota Hamas sebagai entitas teroris. Foto/REUTERS
A A A
WELLINGTON - Pemerintah Selandia Baru pada Kamis (29/2/2024) menetapkan seluruh anggota Hamas sebagai “entitas teroris”.

Wellington mengatakan bahwa serangan terhadap Israel pada 7 Oktober 2023 lalu telah menghancurkan anggapan bahwa sayap politik dan militer Hamas dapat dipisahkan.

“Organisasi ini secara keseluruhan memikul tanggung jawab atas serangan teroris yang mengerikan ini,” kata pemerintah Selandia Baru dalam pengumumannya.

Pengumuman itu juga mencakup perintah pembekuan aset Hamas di Selandia Baru dan larangan memberikan dukungan material kepada kelompok perlawanan Palestina tersebut.

Baca Juga: Gara-gara Perang Melawan Hamas, 30.000 Tentara Israel Sakit Mental

“Serangan teroris Hamas pada Oktober 2023 sangat brutal dan kami dengan tegas mengutuknya,” kata Perdana Menteri Selandia Baru Christopher Luxon dalam sebuah pernyataan.

Luxon menekankan bahwa penetapan tersebut adalah tentang Hamas. "Dan bukan mencerminkan rakyat Palestina di Gaza dan di seluruh dunia," ujarnya, sambil mengindikasikan bahwa dukungan kemanusiaan untuk warga Palestina akan terus berlanjut.

“Penunjukan tersebut tidak menghentikan Selandia Baru untuk memberikan bantuan kemanusiaan dan pembangunan di masa depan yang bermanfaat bagi warga sipil di Gaza," imbuh Luxon, seperti dikutip AFP.

Selandia Baru telah menetapkan saya militer Hamas; Brigade al-Qassam, sebagai entitas teroris sejak 2010.

Namun mereka enggan mengikuti negara-negara Barat lainnya dalam menunjuk seluruh anggota Hamas—yang juga merupakan partai politik dan mendapat dukungan luas dari Palestina.

Hamas memenangkan pemilu di Gaza pada tahun 2006 dan sejak itu berkuasa tanpa pemilu baru.

Beberapa tokoh politik Selandia Baru berpendapat bahwa penunjukan Hamas sebagai "teroris" seharusnya diimbangi dengan penunjukan serupa terhadap Pasukan Pertahanan Israel (IDF) atas kampanye pengeboman Gaza selama berbulan-bulan yang telah menewaskan hampir 30.000 orang, menurut otoritas yang dikendalikan oleh Hamas di wilayah tersebut.

Langkah seperti itu sangat kecil kemungkinannya, namun Selandia Baru pada hari Kamis juga mengumumkan sanksi terhadap sekitar selusin “pemukim ekstremis Israel” yang dituduh melakukan kekerasan terhadap warga Palestina.

“Kami memberlakukan larangan perjalanan terhadap sejumlah orang yang diketahui melakukan tindakan kekerasan. Orang-orang ini tidak akan bisa melakukan perjalanan ke Selandia Baru,” kata Menteri Luar Negeri Winston Peters.

Individu-individu tersebut tidak disebutkan namanya secara publik.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Serukan Hancurkan Seluruh...
Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa
Rekomendasi
Malam Ini Roy Suryo...
Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, Besok Dilimpahkan ke Jaksa
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Republik Ceko 2026
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved