4 Alasan Mohammad Shtayyeh Lepas Jabatan PM Palestina

Rabu, 28 Februari 2024 - 20:20 WIB
loading...
A A A
Dia mengatakan tahap selanjutnya akan “membutuhkan pengaturan pemerintahan dan politik baru yang mempertimbangkan realitas yang muncul di Jalur Gaza, perundingan persatuan nasional, dan kebutuhan mendesak akan konsensus antar-Palestina”.

Selain itu, diperlukan “perluasan kewenangan Otoritas atas seluruh tanah Palestina”.

Baca Juga: Siapa Mohammad Shtayyeh? PM Palestina yang Mundur karena Genosida dan Persaingan Hamas-Fatah

3. Memberikan Kesempatan untuk Membangun Pemerintahan yang Efektif

Para pemimpin Palestina mengatakan kemampuannya untuk menjalankan pemerintahan yang efektif telah dihalangi oleh pembatasan yang dilakukan Israel, termasuk pemotongan pendapatan pajak berdasarkan perjanjian Oslo.

Selama berbulan-bulan, Otoritas Israel tidak mampu membayar gaji sektor publik secara penuh karena perselisihan mengenai penolakan Kementerian Keuangan Israel untuk mengeluarkan sebagian dana tersebut.

Israel telah lama menuduh Otoritas Palestina mendukung terorisme dengan menawarkan dukungan keuangan kepada keluarga militan yang dibunuh oleh pasukan Israel dan mengizinkan materi antisemit dimasukkan dalam buku pelajaran sekolah.

4. Mengurangi Ketegangan dengan Hamas

4 Alasan Mohammad Shtayyeh Lepas Jabatan PM Palestina

Foto/Reuters
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Baru Diangkat, Panglima...
Baru Diangkat, Panglima Militer Baru Hamas Tewas Diserang Israel
Israel Mulai Deportasi...
Israel Mulai Deportasi Para Aktivis Armada Gaza yang Ditahan
ICC Diduga Ajukan Surat...
ICC Diduga Ajukan Surat Perintah Penangkapan untuk Menteri Israel, Smotrich Ancam Otoritas Palestina
Drone Hizbullah Melumpuhkan...
Drone Hizbullah Melumpuhkan 80 Persen Serangan Israel di Lebanon Selatan
Prabowo-Macron Sepakat...
Prabowo-Macron Sepakat Dukung Solusi Dua Negara untuk Palestina
Diduga Drone Laut Ukraina...
Diduga Drone Laut Ukraina Meledak di Pelabuhan Rumania
Kejam! Parlemen Israel...
Kejam! Parlemen Israel Sahkan UU Sita Pajak Bea Cukai Palestina
Rekomendasi
Ranking FIFA Timnas...
Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik usai Tumbangkan Mozambik?
Ruben Onsu Buka Suara...
Ruben Onsu Buka Suara soal Video Viral Thalia Onsu, Singgung Pengaruh Lingkungan Anak
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Berita Terkini
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved