Satelit Spionase Korea Utara Aktif dan Terus Bermanuver

Rabu, 28 Februari 2024 - 14:48 WIB
loading...
Satelit Spionase Korea...
Satelit Korut masih aktif dan terus bermanuver. Foto/Reuters
A A A
PYONGYANG - Satelit mata-mata pertama Korea Utara "hidup" dan terus bermanuver. Itu diungkapkan Marco Langbroek, pakar satelit di Universitas Teknologi Delft di Belanda.

Langbroek telah mendeteksi perubahan dalam orbitnya yang menunjukkan bahwa Pyongyang berhasil mengendalikan pesawat ruang angkasa tersebut - meskipun kemampuannya masih belum diketahui.

Setelah dua kegagalan besar, Korea Utara berhasil menempatkan satelit Malligyong-1 di orbit pada bulan November. Media pemerintah Pyongyang mengklaim mereka telah memotret situs militer dan politik sensitif di Korea Selatan, Amerika Serikat, dan negara lain, namun belum merilis gambar apa pun. Pelacak radio independen belum mendeteksi sinyal dari satelit.

“Tetapi sekarang kami dapat dengan pasti mengatakan bahwa satelit tersebut hidup,” tulis Marco Langbroek, pakar satelit di Universitas Teknologi Delft di Belanda, dalam sebuah postingan blog.

Baca Juga: 5 Negara Komunis yang Mendukung Gaza

Dari tanggal 19-24 Februari, satelit tersebut melakukan manuver untuk menaikkan perigee, atau titik terendah dalam orbitnya, dari 488 km menjadi 497 km, kata Langbroek, mengutip data dari Pusat Operasi Luar Angkasa Gabungan yang dipimpin oleh AS.

“Manuver tersebut membuktikan bahwa Malligyong-1 tidak mati, dan bahwa Korea Utara memiliki kendali atas satelit tersebut – sesuatu yang masih diperdebatkan,” katanya.

Kementerian Pertahanan Korea Selatan tidak segera menanggapi permintaan komentar. Pada hari Senin, Menteri Pertahanan Shin Won-sik mengatakan satelit tersebut tidak menunjukkan tanda-tanda melakukan tugas lain atau melakukan pengintaian.

“Meskipun saat ini kami tidak dapat memastikan apakah satelit tersebut berhasil mengambil citra, setidaknya satelit tersebut melakukan manuver orbital, jadi dalam hal ini satelit tersebut berfungsi,” tulis Langbroek tentang komentar Shin.

Manuver peningkatan orbit ini merupakan kejutan karena kehadiran sistem propulsi di dalamnya tidak terduga, dan satelit-satelit Korea Utara sebelumnya tidak pernah bermanuver, katanya.

“Memiliki kapasitas untuk menaikkan orbit satelit adalah suatu masalah besar,” kata Langbroek.

Artinya, selama masih ada bahan bakar di dalam satelit, Korea Utara dapat memperpanjang masa pakai satelit dengan menaikkan ketinggiannya ketika satelit sudah terlalu rendah karena peluruhan orbit, simpulnya.

Korea Utara yang mempunyai senjata nuklir telah berjanji untuk meluncurkan tiga satelit mata-mata lagi pada tahun 2024.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Kim Jong-un Pamer Kekuatan,...
Kim Jong-un Pamer Kekuatan, Tembakkan Beberapa Rudal Balistik Korut
Posisi Strategis Indonesia...
Posisi Strategis Indonesia Jadi Incaran Asing, Kesadaran Antispionase Perlu Diperkuat
Prabowo dan Menlu Turkiye...
Prabowo dan Menlu Turkiye Bertemu di Hambalang, Bahas Isu Palestina hingga Timur Tengah
Rudal Iran Hantam Kota...
Rudal Iran Hantam Kota Tiberias Israel, Picu Kerusakan
Rekomendasi
Panja RUU Polri Sepakati...
Panja RUU Polri Sepakati Usia Pensiun Polisi, Jenderal Bintang 4 Bisa 61 Tahun
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
Eks Waka BGN Sony Sonjaya...
Eks Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan JC, Sebut 20 Nama Besar Diduga Terlibat Korupsi
Berita Terkini
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved