Angkatan Darat AS Mencap Rusia Musuh dalam Panduan Militernya
Rabu, 28 Februari 2024 - 08:27 WIB
loading...
A
A
A
Publikasi sebelumnya memberikan studi serupa tentang militer negara-negara lain yang berpotensi menjadi lawan yang setara: Korea Utara, China, dan Iran. Materi tersebut tidak dirahasiakan dan ditujukan untuk perwira militer profesional AS dan sekutu.
Karena Rusia saat ini terlibat dalam perang Ukraina, peneliti militer AS menekankan bahwa mereka masih memeriksa data yang dikumpulkan di sana dan akan merevisi instruksi mereka.
"Terlalu dini untuk menilai struktur dan perlengkapan unit Rusia mana pun untuk 5 hingga 10 tahun ke depan karena permusuhan masih berlangsung," kata peneliti militer dalam panduan tersebut.
Ketika membahas hubungan Rusia dengan AS dan sekutu NATO-nya, manual tersebut mengatakan bahwa hubungan tersebut ditentukan oleh persaingan dan kepentingan pribadi yang tiada henti.
"Negara ini mencari pengakuan sebagai kekuatan dunia dan sangat mungkin bahwa para pemimpin Rusia di masa depan akan menerapkan kebijakan serupa dengan pemerintah saat ini di masa mendatang,” lanjut manual tersebut, yang dikutip RT, Rabu (28/2/204).
"Rusia akan menantang posisi relatif pengaruh AS dalam tatanan global sambil menghindari konfrontasi langsung dengan militer AS.”
Karena Rusia saat ini terlibat dalam perang Ukraina, peneliti militer AS menekankan bahwa mereka masih memeriksa data yang dikumpulkan di sana dan akan merevisi instruksi mereka.
"Terlalu dini untuk menilai struktur dan perlengkapan unit Rusia mana pun untuk 5 hingga 10 tahun ke depan karena permusuhan masih berlangsung," kata peneliti militer dalam panduan tersebut.
Ketika membahas hubungan Rusia dengan AS dan sekutu NATO-nya, manual tersebut mengatakan bahwa hubungan tersebut ditentukan oleh persaingan dan kepentingan pribadi yang tiada henti.
"Negara ini mencari pengakuan sebagai kekuatan dunia dan sangat mungkin bahwa para pemimpin Rusia di masa depan akan menerapkan kebijakan serupa dengan pemerintah saat ini di masa mendatang,” lanjut manual tersebut, yang dikutip RT, Rabu (28/2/204).
"Rusia akan menantang posisi relatif pengaruh AS dalam tatanan global sambil menghindari konfrontasi langsung dengan militer AS.”
Lihat Juga :