PM Palestina Shtayyeh Mengundurkan Diri
Senin, 26 Februari 2024 - 16:43 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, diperlukan “perluasan kewenangan Otoritas atas seluruh tanah Palestina”.
Otoritas Palestina, yang dibentuk 30 tahun lalu berdasarkan perjanjian perdamaian sementara Oslo, menjalankan pemerintahan terbatas di sebagian wilayah Tepi Barat yang diduduki, namun kehilangan kekuasaan di Gaza setelah perselisihan dengan Hamas pada tahun 2007.
Baca Juga: Kenapa Ekspor Senjata Israel ke India Senilai Rp45 Triliun Tidak Terpengaruh Perang Gaza?
Fatah, faksi yang mengendalikan PA, dan Hamas telah melakukan upaya untuk mencapai kesepakatan mengenai pemerintahan persatuan dan akan bertemu di Moskow pada hari Rabu. Seorang pejabat senior Hamas mengatakan langkah tersebut harus diikuti dengan kesepakatan yang lebih luas mengenai pemerintahan bagi Palestina.
“Pengunduran diri pemerintahan Shtayyeh hanya masuk akal jika dilakukan dalam konteks konsensus nasional mengenai pengaturan untuk tahap berikutnya,” kata pejabat senior Hamas Sami Abu Zuhri kepada Reuters.
Otoritas Palestina, yang dibentuk 30 tahun lalu berdasarkan perjanjian perdamaian sementara Oslo, menjalankan pemerintahan terbatas di sebagian wilayah Tepi Barat yang diduduki, namun kehilangan kekuasaan di Gaza setelah perselisihan dengan Hamas pada tahun 2007.
Baca Juga: Kenapa Ekspor Senjata Israel ke India Senilai Rp45 Triliun Tidak Terpengaruh Perang Gaza?
Fatah, faksi yang mengendalikan PA, dan Hamas telah melakukan upaya untuk mencapai kesepakatan mengenai pemerintahan persatuan dan akan bertemu di Moskow pada hari Rabu. Seorang pejabat senior Hamas mengatakan langkah tersebut harus diikuti dengan kesepakatan yang lebih luas mengenai pemerintahan bagi Palestina.
“Pengunduran diri pemerintahan Shtayyeh hanya masuk akal jika dilakukan dalam konteks konsensus nasional mengenai pengaturan untuk tahap berikutnya,” kata pejabat senior Hamas Sami Abu Zuhri kepada Reuters.
Lihat Juga :