5 Rencana PM Israel Benjamin Netanyahu Pasca-Perang di Gaza yang Ditolak Banyak Negara
Sabtu, 24 Februari 2024 - 22:22 WIB
loading...
A
A
A
“Jika dunia benar-benar tertarik untuk mendapatkan keamanan dan stabilitas di kawasan, dunia harus mengakhiri pendudukan Israel atas tanah Palestina dan mengakui negara Palestina merdeka dengan Yerusalem sebagai ibu kotanya,” katanya.
![5 Rencana PM Israel Benjamin Netanyahu Pasca-Perang di Gaza yang Ditolak Banyak Negara]()
Foto/Reuters
Rencana tersebut tidak merinci kapan tahap perantara tersebut akan dimulai atau berapa lama tahap tersebut akan berlangsung. Namun hal ini mengkondisikan rehabilitasi Jalur Gaza, yang sebagian besar telah terbengkalai akibat serangan Israel, harus dilakukan demiliterisasi sepenuhnya.
Pada hari Jumat (23 Februari), ketika rencana tersebut dipublikasikan, upaya untuk menghentikan pertempuran guna memungkinkan kembalinya 134 sandera yang ditahan oleh Hamas terus berlanjut menjelang bulan suci Ramadhan yang dimulai pada bulan Maret.
Para menteri Israel mengatakan bahwa kecuali kesepakatan tercapai, Israel akan melancarkan operasi yang telah lama ditunggu-tunggu terhadap kota Rafah di Gaza selatan, tempat lebih dari satu juta warga Palestina mencari perlindungan di bawah kondisi kemanusiaan yang semakin mengerikan.
![5 Rencana PM Israel Benjamin Netanyahu Pasca-Perang di Gaza yang Ditolak Banyak Negara]()
Foto/Reuters
Untuk mengamankan kendali atas Gaza, Netanyahu mengusulkan Israel hadir di perbatasan Gaza-Mesir di selatan wilayah kantong tersebut dan bekerja sama dengan Mesir dan Amerika Serikat di wilayah tersebut untuk mencegah upaya penyelundupan, termasuk di penyeberangan Rafah.
![5 Rencana PM Israel Benjamin Netanyahu Pasca-Perang di Gaza yang Ditolak Banyak Negara]()
Foto/Reuters
Rencana tersebut menyerukan penutupan badan pengungsi Palestina PBB UNRWA, yang telah ditolak oleh Israel mereka dituduh memberikan perlindungan kepada Hamas, dan menggantinya dengan kelompok bantuan internasional lainnya.
3. Tidak Ada Proses Rehabilitasi Jalur Gaza

Foto/Reuters
Rencana tersebut tidak merinci kapan tahap perantara tersebut akan dimulai atau berapa lama tahap tersebut akan berlangsung. Namun hal ini mengkondisikan rehabilitasi Jalur Gaza, yang sebagian besar telah terbengkalai akibat serangan Israel, harus dilakukan demiliterisasi sepenuhnya.
Pada hari Jumat (23 Februari), ketika rencana tersebut dipublikasikan, upaya untuk menghentikan pertempuran guna memungkinkan kembalinya 134 sandera yang ditahan oleh Hamas terus berlanjut menjelang bulan suci Ramadhan yang dimulai pada bulan Maret.
Para menteri Israel mengatakan bahwa kecuali kesepakatan tercapai, Israel akan melancarkan operasi yang telah lama ditunggu-tunggu terhadap kota Rafah di Gaza selatan, tempat lebih dari satu juta warga Palestina mencari perlindungan di bawah kondisi kemanusiaan yang semakin mengerikan.
4. Mengendalikan Perbatasan Rafah dan Mesir

Foto/Reuters
Untuk mengamankan kendali atas Gaza, Netanyahu mengusulkan Israel hadir di perbatasan Gaza-Mesir di selatan wilayah kantong tersebut dan bekerja sama dengan Mesir dan Amerika Serikat di wilayah tersebut untuk mencegah upaya penyelundupan, termasuk di penyeberangan Rafah.
5. Membubarkan UNRWA

Foto/Reuters
Rencana tersebut menyerukan penutupan badan pengungsi Palestina PBB UNRWA, yang telah ditolak oleh Israel mereka dituduh memberikan perlindungan kepada Hamas, dan menggantinya dengan kelompok bantuan internasional lainnya.
(ahm)
Lihat Juga :