Siapa 4 Pemimpin Barat yang Berkunjung ke Ukraina untuk Menunjukkan Solidaritas?
Sabtu, 24 Februari 2024 - 14:39 WIB
loading...
PM Kanada Justin Trudeau berkunjung ke Ukraina untuk menunjukkan solidaritasnya. Foto/Reuters
A
A
A
KYIV - Empat pemimpin Barat, termasuk perdana menteri Italia, Kanada, dan Belgia, tiba di Kyiv pada Sabtu untuk menunjukkan solidaritas dengan Ukraina pada ulang tahun kedua invasi Rusia.
Giorgia Meloni dari Italia, Justin Trudeau dari Kanada, Alexander De Croo dari Belgia dan presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, melakukan perjalanan ke ibu kota Ukraina bersama-sama semalaman dengan kereta api dari negara tetangga Polandia. Demikian diungkapkan Pemerintah Italia dalam sebuah pernyataan.
Meloni dijadwalkan menjadi tuan rumah konferensi video hari ini dari Kyiv yang akan melibatkan para pemimpin dari negara-negara demokrasi utama Kelompok Tujuh (G7), dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy diundang untuk bergabung dalam diskusi tersebut.
Untuk apa keempat pemimpin itu datang?
Kehadiran mereka dirancang untuk menggarisbawahi komitmen Barat untuk membantu Ukraina bahkan ketika negara itu semakin kekurangan pasokan militer, sehingga berdampak pada kinerjanya di medan perang di mana Moskow berupaya merebut wilayahnya.
Baca Juga: 7 Tipu Daya AI yang Mempengaruhi Pemilu India 2024, Salah Satunya Menghasilkan Demokrasi Palsu
Von der Leyen menulis di platform media sosial X bahwa dia berada di Kyiv “untuk merayakan perlawanan luar biasa dari rakyat Ukraina”. Dia menambahkan: "Lebih dari sebelumnya, kami berdiri teguh di Ukraina. Secara finansial, ekonomi, militer, moral. Hingga negara ini akhirnya bebas."
Giorgia Meloni dari Italia, Justin Trudeau dari Kanada, Alexander De Croo dari Belgia dan presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, melakukan perjalanan ke ibu kota Ukraina bersama-sama semalaman dengan kereta api dari negara tetangga Polandia. Demikian diungkapkan Pemerintah Italia dalam sebuah pernyataan.
Meloni dijadwalkan menjadi tuan rumah konferensi video hari ini dari Kyiv yang akan melibatkan para pemimpin dari negara-negara demokrasi utama Kelompok Tujuh (G7), dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy diundang untuk bergabung dalam diskusi tersebut.
Untuk apa keempat pemimpin itu datang?
Kehadiran mereka dirancang untuk menggarisbawahi komitmen Barat untuk membantu Ukraina bahkan ketika negara itu semakin kekurangan pasokan militer, sehingga berdampak pada kinerjanya di medan perang di mana Moskow berupaya merebut wilayahnya.
Baca Juga: 7 Tipu Daya AI yang Mempengaruhi Pemilu India 2024, Salah Satunya Menghasilkan Demokrasi Palsu
Von der Leyen menulis di platform media sosial X bahwa dia berada di Kyiv “untuk merayakan perlawanan luar biasa dari rakyat Ukraina”. Dia menambahkan: "Lebih dari sebelumnya, kami berdiri teguh di Ukraina. Secara finansial, ekonomi, militer, moral. Hingga negara ini akhirnya bebas."
Lihat Juga :