Puluhan Ribu Politisi Demokrat Teken Petisi Texas Merdeka dari AS

Kamis, 22 Februari 2024 - 13:54 WIB
loading...
A A A
Setelah menulis surat kepada Abbott pada bulan Januari—"Untuk menghormati keinginan para pemilih"—untuk mengadakan sesi khusus di Badan Legislatif Texas dan untuk mengajukan pertanyaan tentang Texas ke dalam pemungutan suara, Miller dan pihak lain yang mendukung pemisahan diri mengunjungi kantor Abbott pada 13 Februari untuk secara pribadi menyerahkan lebih dari 170.000 tanda tangan—bagian dari upaya legislatif untuk menempatkan inisiatif pada pemungutan suara pemilihan pendahuluan Partai Republik di negara bagian tersebut.

Miller mengatakan kepada Newsweek melalui telepon pada hari Jumat—hari yang sama ketika Abbott mengumumkan operasi militer yang lebih luas di perbatasan selatan dalam bentuk base camp—bahwa petisi tersebut melewati ambang batas yang disyaratkan.

Dari 170.000 lebih tanda tangan, 139.456 milik pemohon anggota Partai Republik. Sisanya adalah anggota Partai Demokrat.

"Kami akan melakukan pembicaraan yang berbeda [di seluruh negara bagian] jika lebih banyak anggota Partai Demokrat yang mendukung tindakan yang lebih cepat," kata Miller, yang dilansir Kamis (22/2/2024).

“Apa yang terus kita lihat adalah jumlah anggota Partai Demokrat dan Republik yang hampir sama [mendukung pemisahan diri Texas], dan lebih dari 60 persen dari seluruh pemilih dan rata-rata 66 persen—pemilih Partai Demokrat tersebut langsung mendukung isu Texit hanya karena mereka mengakui bahwa Masalah inti tidak sejalan dengan perbedaan partisan yang biasa kita alami,” kata Miller.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
Tembus Pasar Global,...
Tembus Pasar Global, Brand Lokal Queensi Sukses Cetak Rekor 1 Juta Penjualan
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Lebih Dijagokan
Berita Terkini
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved