Anggota Kongres AS Sebut Amerika Harus Bunuh Seluruh Anak Gaza
Kamis, 22 Februari 2024 - 08:16 WIB
loading...
A
A
A
Aktivis pengguna media sosial, Saira Rao, berkomentar di X: “Ogles, seorang anggota Kongres yang menjabat, mengatakan dengan lantang 'Saya pikir kita harus membunuh mereka semua'."
"Dia menyatakan kami (Amerika) bertanggung jawab atas pembunuhan semua warga Palestina (genosida), seraya menambahkan bahwa “Kongres+ Biden+seluruh kabinet semuanya adalah penjahat perang," lanjut dia, seperti dikutip Al Jazeera, Kamis (22/2/2024).
Banyak pertanyaan yang diajukan tentang kehidupan pribadi dan profesional anggota Kongres Partai Republik dari negara bagian Tennessee ini, karena dia mengatakan bahwa dia telah memperoleh gelar pendidikan yang lebih tinggi meskipun transkripnya menunjukkan bahwa dia gagal dalam setiap mata pelajaran.
Surat kabar di Amerika juga bertanya-tanya tentang sumber dana misterius untuk kampanye pemilunya, karena dia menerima USD320.000 tanpa penjelasan yang masuk akal mengenai sumber dana tersebut.
Politisi kontroversial tersebut sebelumnya telah mengusulkan rancangan undang-undang yang melarang mereka yang memiliki kewarganegaraan Palestina untuk memasuki AS.
"Dia menyatakan kami (Amerika) bertanggung jawab atas pembunuhan semua warga Palestina (genosida), seraya menambahkan bahwa “Kongres+ Biden+seluruh kabinet semuanya adalah penjahat perang," lanjut dia, seperti dikutip Al Jazeera, Kamis (22/2/2024).
Banyak pertanyaan yang diajukan tentang kehidupan pribadi dan profesional anggota Kongres Partai Republik dari negara bagian Tennessee ini, karena dia mengatakan bahwa dia telah memperoleh gelar pendidikan yang lebih tinggi meskipun transkripnya menunjukkan bahwa dia gagal dalam setiap mata pelajaran.
Surat kabar di Amerika juga bertanya-tanya tentang sumber dana misterius untuk kampanye pemilunya, karena dia menerima USD320.000 tanpa penjelasan yang masuk akal mengenai sumber dana tersebut.
Politisi kontroversial tersebut sebelumnya telah mengusulkan rancangan undang-undang yang melarang mereka yang memiliki kewarganegaraan Palestina untuk memasuki AS.
(mas)
Lihat Juga :