Iran Kirim 400 Rudal Balistik ke Rusia di Tengah Perang Ukraina

Kamis, 22 Februari 2024 - 07:47 WIB
loading...
A A A
Seorang pejabat AS mengatakan kepada Reuters bahwa Washington telah melihat bukti kemajuan aktif dalam perundingan tetapi belum ada indikasi pengiriman telah dilakukan.

Pentagon tidak segera menanggapi permintaan komentar mengenai pengiriman rudal tersebut.

Kejaksaan Ukraina mengatakan pada hari Jumat bahwa rudal balistik yang dipasok oleh Korea Utara ke Rusia terbukti tidak dapat diandalkan di medan perang, dengan hanya dua dari 24 rudal yang mengenai sasarannya.

Moskow dan Pyongyang sama-sama membantah bahwa Korea Utara telah memberi Rusia amunisi yang digunakan dalam perang di Ukraina.

Sebaliknya, Jeffrey Lewis, pakar di Middlebury Institute of International Studies di Monterey, mengatakan keluarga rudal Fateh-110 dan Zolfaghar adalah senjata presisi.

“Mereka terbiasa menunjuk pada hal-hal yang bernilai tinggi dan membutuhkan kerusakan yang tepat,” kata Lewis, seraya menambahkan bahwa 400 amunisi dapat menimbulkan kerusakan yang cukup besar.

Namun, dia mencatat bahwa pengeboman yang dilakukan Rusia sudah sangat brutal.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Trump Murka Google Didenda...
Trump Murka Google Didenda Rp18 Triliun oleh Uni Eropa: Perampok!
Rekomendasi
Kabar Duka, Mantan Dubes...
Kabar Duka, Mantan Dubes Prof Bachtiar Aly Meninggal Dunia
VISION+ Rilis Teaser...
VISION+ Rilis Teaser Trailer My Chef in Crime, Saat Insting Memasak Jadi Kunci Kasus Kriminal
Olah TKP Pria Meninggal...
Olah TKP Pria Meninggal Dunia Diduga Karumga Febrie, Polisi Bawa Bantal hingga Motor
Berita Terkini
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
Teror Israel di Tepi...
Teror Israel di Tepi Barat Makin Mencekam, Mesir dan Spanyol Marah Besar!
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
Infografis
7 Rudal Jelajah Terkuat...
7 Rudal Jelajah Terkuat di Dunia, Misil-Misil Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved