Kambing Hamil Mati usai Diperkosa 8 Pria India, Pelaku Mabuk

Senin, 30 Juli 2018 - 16:55 WIB
Kambing Hamil Mati usai...
Kambing Hamil Mati usai Diperkosa 8 Pria India, Pelaku Mabuk
A A A
NEW DELHI - Aslup Khan, 27, pemilik kambing hamil yang mati setelah diperkosa delapan pria menceritakan peristiwa mengerikan tersebut. Aslup yang melaporkan kasus itu ke polisi meyakini bahwa kedelapan pria tersebut dalam kondisi mabuk saat menyerang kambingnya.

Polisi telah menerima laporan aduan Aslup dan sedang memburu para pelaku. Namun, hingga kini belum ada satu pun yang ditangkap.

Aslup mengaku melihat adegan memuakkan ketika dia mendengar kambingnya mengembik.

Menurutnya, kambing berusia tujuh tahun itu tidak dapat berjalan atau makan setelah serangan seksual. Hewan itu akhirnya mati meskipun dia berusaha menyelamatkannya.

Aslup, 27, mengklaim salah satu tersangka membuat komentar menyakitkan, di mana pria tersebut dan teman-temannya mengaku tela "bersenang-senang" dengan kambing. Kambing itu merupakan yang terakhir yang dimiliki Aslup setelah tiga lainnya dicuri orang.

Delapan pria yang sedang diburu polisi dilaporkan memerkosa kambing yang hamil tersebut di sebuah desa di distrik Mewat di India pada Rabu pekan lalu lalu sekitar pukul 23.00 ​​malam.

Aslup, yang bekerja sebagai supir truk, mengatakan bahwa dia menangkap tiga pria setelah dia mendengar suara kambingnya yang dia sebut sedang "kesakitan".

Dia dan para warga desa sempat mencari para pelaku lainnya. "Sementara kami melihat-lihat, kami menemukan tiga pria melakukan serangan seksual terhadap kambing saya," katanya kepada Hindustan Times.

Dia dan penduduk desa memukuli ketiga pelaku dan dan membiarkan mereka pergi. Menurut Aslup, ketiga pelaku itu memberitahu bahwa lima pria lain juga telah memerkosa kambing itu pada malam yang sama.

"Kambing saya terluka dan tergeletak di tanah. Ia bahkan tidak bisa berjalan," ujar Aslup, yang dikutip Senin (30/7/2018).

"Saya membawanya pulang dan mengoleskan obat-obatan pada luka di kepala dan hidungnya. (Hewan) itu tidak makan apa-apa keesokan harinya dan tergeletak seolah-olah lumpuh."

Keesokan harinya, Aslup mengklaim, salah satu tersangka sudah bercerita tentang serangan menjijikkan itu.

"Dia (pelaku) tertawa dan mengatakan bahwa dia dan teman-temannya bersenang-senang malam itu, yang membuat saya marah," paparnya.

Para penduduk desa memberi tahu polisi bahwa para tersangka sebenarnya sudah diketahui petugas. Mereka pernah dipenjara di masa lalu karena mencuri sapi.
(mas)
Berita Terkait
Banjir Lumpur Kubur...
Banjir Lumpur Kubur Truk di Sikkim India, 100 Warga Hilang
Banjir Terjang India,...
Banjir Terjang India, Lebih dari 60 Orang Tewas
Ritual Magh Mela, Pemandian...
Ritual Magh Mela, Pemandian Suci untuk Penebusan Dosa Bagi Umat Hindu di India
Jelang Hari Republik,...
Jelang Hari Republik, Tentara India Gelar Latihan Parade di New Delhi
Bukan Pesawat AS atau...
Bukan Pesawat AS atau Rusia, India Akhirnya Setujui Pembelian Jet Tempur Senilai Rp123 Triliun
Longsor di Manipur India,...
Longsor di Manipur India, Belasan Orang Tewas
Berita Terkini
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
13 menit yang lalu
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
59 menit yang lalu
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
2 jam yang lalu
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
2 jam yang lalu
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
3 jam yang lalu
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
3 jam yang lalu
Infografis
PM Bangladesh Sheikh...
PM Bangladesh Sheikh Hasina Kabur ke India Usai Mengundurkan Diri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved