Arab Saudi: Tidak Ada Negara yang Bela Israel di ICJ karena Tindakannya

Rabu, 21 Februari 2024 - 08:15 WIB
loading...
A A A
“Israel menganggap dirinya sebagai pengecualian. Tidak ada negara yang berhak secara sistematis melanggar hak masyarakat untuk menentukan nasib sendiri, kecuali Israel,” ujar Shoman kepada hakim.

“Tidak ada negara yang berusaha membenarkan pendudukan wilayah negara lain tanpa batas waktu, kecuali Israel. Tidak ada negara yang melakukan aneksasi dan apartheid tanpa mendapat hukuman, kecuali Israel,” papar dia.

“Tetapi Israel tidak boleh membiarkan impunitas terang-terangan seperti itu. Hal ini tidak boleh dibiarkan terus menimbulkan ketakutan bagi generasi mendatang terhadap mereka yang selamat dari Holocaust ini,” tegas dia.

Melanjutkan pidato Israel, Philippa Webb mengatakan, “Israel telah lama menerapkan undang-undang, kebijakan, dan praktik diskriminatif yang hanya berdampak pada warga Palestina dan dirancang untuk menguntungkan, secara eksklusif, dan mempertahankan dominasi Yahudi Israel di kedua sisi Garis Hijau.”

Dia menggarisbawahi bahwa rasisme yang tertanam dalam kebijakan seperti itu diajarkan pada usia muda, “indoktrinasi dimulai di kelas” dan peringatan telah dikeluarkan mengenai “perkataan kebencian rasis” yang terkandung dalam buku pelajaran sekolah dan “militerisasi ekstensif dalam sistem pendidikan” yang kemudian tertanam melalui wajib militer.

Pengadilan juga mendengarkan pernyataan dari Aljazair, Bolivia, Brasil, Chili, dan dijadwalkan mendengarkan pernyataan dari Kanada, namun Ottawa menarik diri dari kasus tersebut. Tidak jelas alasannya.

Besok ICJ akan mendengar pendapat dari Kolombia, Komoro, Kuba, Mesir, Uni Emirat Arab, Amerika Serikat, Rusia, Prancis, Gambia, Guyana, dan Hongaria.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Makin Brutal, Pemukim...
Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat
Rekomendasi
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
6 Negara yang Memiliki...
6 Negara yang Memiliki Angkatan Udara Terkuat di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved