Israel Larang Salat di Masjid Al-Aqsa, Hamas: Perang Agama Berkobar
Senin, 19 Februari 2024 - 15:37 WIB
loading...
Israel melarang warga Palestina beribadah di Masjid Al-Aqsa. Foto/Reuters
A
A
A
GAZA - Gerakan perlawanan Palestina, Hamas , mengecam rencana Israel untuk membatasi masuknya warga Palestina ke kompleks Masjid al-Aqsa selama bulan suci Ramadhan. Hamas memperingatkan bahwa tindakan tersebut akan memperburuk situasi.
“Ledakan kemarahan menunggu untuk diledakkan di hadapan rezim pendudukan sebagai respons terhadap pembatasan ibadah di Masjid al-Aqsa selama Ramadhan,” kata Izzat al-Rishq, anggota biro politik Hamas, dilansir Press TV.
Sebelumnya, Hamas mengecam keras rencana Israel untuk membatasi akses warga Palestina ke Masjid al-Aqsa selama bulan Ramadhan, dan menyatakan bahwa keputusan tersebut merupakan cerminan dari kejahatan Zionis dan perang agama yang dilakukan oleh elemen garis keras di pemerintahan Israel terhadap rakyat Palestina.
Dalam sebuah pernyataan, kelompok yang berbasis di Gaza mengatakan pembatasan tersebut merupakan “pelanggaran terhadap kebebasan beribadah” di tempat suci tersebut, dan menambahkan bahwa rencana tersebut menunjukkan niat Israel untuk meningkatkan serangannya terhadap masjid tersebut selama bulan puasa.
Baca Juga: Bagaimana Intelijen Inggris Membantu Israel dalam Perang Gaza?
“Ledakan kemarahan menunggu untuk diledakkan di hadapan rezim pendudukan sebagai respons terhadap pembatasan ibadah di Masjid al-Aqsa selama Ramadhan,” kata Izzat al-Rishq, anggota biro politik Hamas, dilansir Press TV.
Sebelumnya, Hamas mengecam keras rencana Israel untuk membatasi akses warga Palestina ke Masjid al-Aqsa selama bulan Ramadhan, dan menyatakan bahwa keputusan tersebut merupakan cerminan dari kejahatan Zionis dan perang agama yang dilakukan oleh elemen garis keras di pemerintahan Israel terhadap rakyat Palestina.
Dalam sebuah pernyataan, kelompok yang berbasis di Gaza mengatakan pembatasan tersebut merupakan “pelanggaran terhadap kebebasan beribadah” di tempat suci tersebut, dan menambahkan bahwa rencana tersebut menunjukkan niat Israel untuk meningkatkan serangannya terhadap masjid tersebut selama bulan puasa.
Baca Juga: Bagaimana Intelijen Inggris Membantu Israel dalam Perang Gaza?
Lihat Juga :