Iran Klaim 'Ibu dari Semua Perang', AS Tak Takut

Senin, 23 Juli 2018 - 10:06 WIB
Iran Klaim Ibu dari...
Iran Klaim 'Ibu dari Semua Perang', AS Tak Takut
A A A
WASHINGTON - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Michael "Mike" Pompeo mengatakan bahwa Washington takut untuk menangani rezim Teheran. Komentar Menlu Pompeo ini muncul setelah Presiden Iran Hassan Rouhani memperingatkan Washington bahwa Teheran adalah "ibu dari semua perang".

"Kami tidak takut untuk menangani rezim (Iran) pada level tertinggi," kata Pompeo di Reagan Foundation, dikutip AFP, Senin (23/7/2018). Dia ingin semua negara mengurangi impor minyak Iran hingga mendekati level nol.

"Iran dijalankan oleh sesuatu yang menyerupai mafia yang lebih dari sekadar pemerintah," ujar Pompeo, yang juga dikutip Reuters.

Diplomat top Amerika ini menyerukan rakyat Iran untuk menentukan arah negaranya. Sedangkan Washington akan mendukung suara orang-orang Iran yang sudah lama diabaikan rezim Teheran.

Menurut Pompeo, pemerintah AS sudah meluncurkan saluran berbahasa Farsi atau Persia di Televisi, radio, digital dan format media sosial."Untuk menjangkau orang Iran di Iran dan di seluruh dunia," katanya.

Pekan lalu, The Financial Times melaporkan bahwa Washington menolak untuk membebaskan perusahaan-perusahaan Eropa dari sanksi yang terkait dengan kegiatan mereka di Iran. Perwakilan dari Jerman, Prancis, Inggris dan Uni Eropa mengirim permintaan ke AS agar mengecualikan sektor keuangan, energi dan kesehatan dari sanksi terkait Iran yang akan diberlakukan dalam waktu dekat.

Namun, Menlu Pompeo dan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin menulis dalam surat tanggapan bahwa Washington ingin mengerahkan tekanan keuangan yang belum pernah terjadi sebelumnya di Teheran, hingga negara itu mencapai perubahan nyata yang dapat dibuktikan dan berkelanjutan dalam kebijakannya.

Sebelumnya, Presiden Iran Hassan Rouhani pada hari Minggu menelepon Presiden AS Donald Trump untuk berhenti bermain dengan api di tengah seruan Washington kepada komunitas internasional agar bergabung dengan sanksi terhadap Republik Islam Iran.

"Musuh-musuh harus memahami dengan baik bahwa perang dengan Iran adalah ibu dari semua perang dan perdamaian dengan Iran adalah ibu dari semua perdamaian. Kami tidak pernah diintimidasi dan akan menanggapi ancaman dengan ancaman," kata Rouhani.

Seperti diketahui, pada bulan Mei, Trump mengumumkan bahwa AS keluar dari kesepakatan nuklir Iran 2015. Kesepakatan nuklir ini diteken Iran bersama enam kekuatan dunia (AS, Rusia, Inggris, Prancis, Jerman dan China) pada 2015. Dalam kesepakatan tersebut, Teheran bersedia mengekang program nuklirnya dengan imbalan pencabutan sanksi atau embargo internasional.

Hengkangnya AS dari kesepakatan itu ditindaklanjuti dengan keputusan Trump untuk memberlakukan kembali sanksi terhadap Teheran. Jika resmi berlaku, Iran tidak akan bisa mengekspor minyaknya ke luar negeri karena AS akan menjatuhkan sanksi bagi negara yang mengimpornya.
(mas)
Berita Terkait
Menlu Iran Tantang Trump...
Menlu Iran Tantang Trump Kembali ke Kesepakatan Nuklir 2015
Trump Surati Iran, Beri...
Trump Surati Iran, Beri Ultimatum 2 Bulan untuk Kesepakatan Nuklir Baru
Jelang Lengser, Donald...
Jelang Lengser, Donald Trump Ingin Serang Situs Nuklir Utama Iran
Oman bisa Jadi Penengah...
Oman bisa Jadi Penengah Perundingan Nuklir Baru Iran dan AS
Proposal Nuklir Trump...
Proposal Nuklir Trump Izinkan Iran Memperkaya Uranium
Ogah Hadiri KTT Iran...
Ogah Hadiri KTT Iran Bentukan Putin, Trump Pilih Aktifkan Klausul Snapback
Berita Terkini
Kilang Minyak dan Pangkalan...
Kilang Minyak dan Pangkalan Kapal Perang di St Petersburg Dihujani Drone Ukraina
43 menit yang lalu
Hadiri Pemakaman Khamenei,...
Hadiri Pemakaman Khamenei, Medvedev: Iran Atasi Cobaan dengan Bermartabat
1 jam yang lalu
Perusahaan Belgia Beri...
Perusahaan Belgia Beri Trump Cincin Emas dengan 321 Berlian usai Hapus Tarif
2 jam yang lalu
KKB Papua Tembak Mati...
KKB Papua Tembak Mati Pilot Nicholas F Goselin lalu Salahkan AS dan Indonesia, Amerika Bungkam
3 jam yang lalu
Trump Terkejut Lihat...
Trump Terkejut Lihat Banyak Orang Tangisi Khamenei: Saya Pikir Orang-orang Membencinya
4 jam yang lalu
Rusia Bersiap Kirim...
Rusia Bersiap Kirim 20 Jet Tempur Su-35 untuk Iran
5 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved