8 Pengkhianatan dan Makar Terpenting dalam Sejarah AS

Minggu, 18 Februari 2024 - 19:19 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: 4 Alasan Tentara Ukraina Mundur dari Avdiivka dan Memberikan Kemenangan bagi Rusia

6. Sheikh Omar Abdel Rahman

Undang-undang konspirasi penghasutan terakhir kali berhasil digunakan pada tahun 1990an dalam mengadili pejuang Islam yang berencana mengebom landmark Kota New York. Seorang ulama Mesir, Sheikh Omar Abdel-Rahman, dan sembilan pengikutnya dihukum pada tahun 1995 atas konspirasi hasutan dan tuduhan lainnya dalam rencana meledakkan PBB, gedung FBI, dan dua terowongan serta jembatan yang menghubungkan New York dan New Jersey.

Abdel-Rahman, yang dikenal sebagai “Syekh Buta,” berargumen di tingkat banding bahwa ia tidak pernah terlibat dalam perencanaan serangan nyata terhadap AS dan retorika permusuhannya melindungi kebebasan berpendapat. Dia meninggal di penjara federal pada tahun 2017.

7. Nasionalis Puerto Riko

Tuduhan konspirasi yang menghasut berhasil diajukan dalam penyerbuan gedung Capitol lainnya, yang kini hampir terlupakan, pada tahun 1954. Empat aktivis pro-kemerdekaan Puerto Rico menyerbu gedung dan melepaskan tembakan ke lantai DPR, melukai beberapa perwakilan. Mereka dan lebih dari selusin orang lain yang membantu serangan itu dihukum karena konspirasi yang menghasut.

Oscar Lopez Rivera, mantan pemimpin kelompok kemerdekaan Puerto Rico yang mengatur kampanye pengeboman yang menyebabkan puluhan orang tewas atau cacat pada tahun 1970an dan 1980an, menghabiskan 35 tahun penjara karena konspirasi penghasutan sebelum Presiden Barack Obama meringankan hukumannya pada tahun 2017.

8. Milisi Hutaree

Melansir AP, terakhir kali jaksa AS mengajukan kasus semacam ini adalah pada tahun 2010 terkait dugaan adanya plot di Michigan yang dilakukan oleh anggota milisi Hutaree untuk menghasut pemberontakan melawan pemerintah. Namun seorang hakim memerintahkan pembebasan atas tuduhan konspirasi penghasutan pada persidangan tahun 2012, dengan mengatakan bahwa jaksa penuntut terlalu mengandalkan cacian kebencian yang dilindungi oleh undang-undang.

Amandemen Pertama dan, sebagaimana disyaratkan, tidak membuktikan bahwa terdakwa mempunyai rencana rinci untuk melakukan pemberontakan. Tiga anggota milisi mengaku bersalah atas tuduhan senjata.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Soal Ujian Bocor, India...
Soal Ujian Bocor, India Blokir Telegram jelang Tes Masuk Kampus Kedokteran
Rekomendasi
Rahasia Kelam di Balik...
Rahasia Kelam di Balik Vila Terpencil dalam Microdrama The Villa Girl's Secret V+Short
Kontras Desak Polisi...
Kontras Desak Polisi Periksa Mantan Kabais dan 2 Terdakwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
Cornelio Sunny Ungkap...
Cornelio Sunny Ungkap Alasan Somasi Keluarga Ratu Sofya, Singgung Pelanggaran Privasi
Berita Terkini
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved