UEA dan Negara-negara Arab Batasi Akses AS ke Pangkalan Militer

Jum'at, 16 Februari 2024 - 21:15 WIB
loading...
A A A
UEA juga dilaporkan khawatir dengan risiko serangan yang sedang berlangsung oleh kelompok Houthi Yaman yang sebelumnya menyerang situs dan wilayah Emirat dalam beberapa tahun terakhir.

UEA khawatir jika Abu Dhabi mengizinkan tanahnya digunakan untuk menyerang kelompok tersebut dan milisi lain yang didukung Iran di wilayah tersebut, serangan balasan bisa terjadi di negara itu.

Menanggapi laporan tersebut, juru bicara Pentagon Mayor Jenderal Pat Ryder mengatakan kepada outlet tersebut bahwa, “Militer AS mempertahankan kemampuan mengalirkan aset tambahan ke wilayah tersebut untuk mendukung upaya pencegahan regional dan memberikan opsi untuk berbagai kemungkinan.”

Dia menambahkan, “Kami juga mempertahankan kemampuan di seluruh wilayah tanggung jawab Komando Pusat AS untuk mempertahankan pasukan kami dan melakukan serangan pertahanan diri pada waktu dan tempat yang kami pilih,” sambil menahan diri untuk tidak mengomentari UEA dan negara-negara Arab lainnya yang membatasi AS untuk melakukan serangan menggunakan tanah atau wilayah udara mereka.

Mengacu pada serangan terhadap Houthi dari kapal induk di perairan internasional, Ryder menegaskan, “Ini hanyalah satu lagi demonstrasi bahwa kita mempertahankan kemampuan serangan global, yang berarti kita dapat bergerak cepat dan fleksibel untuk merespons secara global pada waktu dan tempat pilihan kami dan kami tidak terbatas hanya pada pesawat yang ada di Komando Pusat.”
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wakil Menlu Arab Saudi...
Wakil Menlu Arab Saudi dan Keluarga Nasrallah Hadiri Pemakaman Khamenei
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Meningkat Menjadi 1.943 Orang, 10.571 Terluka
Thailand Geger, Beredar...
Thailand Geger, Beredar Foto Presiden Macron Berlutut di Hadapan Raja Maha Vajiralongkorn
Rekomendasi
Mesir Lolos ke 16 Besar...
Mesir Lolos ke 16 Besar Usai Singkirkan Australia Lewat Adu Penalti
Inggris vs Meksiko Terancam...
Inggris vs Meksiko Terancam Ditunda akibat Badai Petir
Cristiano Ronaldo Viral...
Cristiano Ronaldo Viral Ucap Bismillah, Bolehkah Hanya Bismillah atau Bismillahirrahmanirrahim? Ini Penjelasan Ulama
Berita Terkini
Wakil Menlu Arab Saudi...
Wakil Menlu Arab Saudi dan Keluarga Nasrallah Hadiri Pemakaman Khamenei
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved