Perempuan Rusia Ditangkap di Washington, Dituduh Agen Kremlin

Selasa, 17 Juli 2018 - 08:33 WIB
Perempuan Rusia Ditangkap...
Perempuan Rusia Ditangkap di Washington, Dituduh Agen Kremlin
A A A
WASHINGTON - Seorang perempuan Rusia berusia 29 tahun yang tinggal di Washington, DC, ditangkap otoritas berwenang Amerika Serikat (AS). Perempuan bernama Maria Butina ini dituduh sebagai agen mata-mata Kremlin.

Departemen Kehakiman AS pada hari Senin waktu Washington mengatakan, Butin didakwa atas tuduhan berkonspirasi dengan bertindak sebagai agen pemerintah Rusia. Menurut departemen tersebut, dia menjadi agen Kremlin ketika mengembangkan hubungan dengan warga Amerika dan kelompok politik infiltrasi.

Perempuan yang tengah studi di American University di Washington itu tercatat sebagai aktivis pro-senjata. Dia adalah pendiri kelompok advokasi pro-senjata "Rusia Right to Bear Arms".

Butina ditangkap pada hari Minggu. Menurut Departemen Kehakiman AS, dia beroperasi atas arahan pejabat tingkat tinggi yang bekerja untuk Rusia.

Butina telah muncul dalam banyak foto di halaman Facebook-nya bersama Alexander Torshin, wakil kepala Bank Sentral Rusia yang oleh Departemen Keuangan AS dijatuhi sanksi pada bulan April.

Seseorang sumber yang mengetahui masalah itu mengatakan kepada Reuters, yang dilansir Selasa (17/7/2018), bahwa Butina bekerja untuknya sebagai asisten. Media lain melaporkan ada hubungan bisnis antara Butina dan Torshin.

Robert Driscoll, seorang pengacara untuk Butina, mengatakan kliennya bukan agen Rusia. Driscoll mengatakan Butin telah bekerja sama dengan otoritas AS dan sebelumnya secara sukarela muncul di balik pintu tertutup selama delapan jam dengan Komite Intelijen Senat AS. Menurut Driscoll, apartemen Butin diserbu oleh FBI pada bulan April.

"Butina bermaksud untuk membela hak-haknya dengan penuh semangat dan berharap untuk membersihkan namanya," kata Driscoll.

Penangkapan perempuan muda Rusia ini terjadi menjelang pertemuan Presiden Donald Trump dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Helsinki, hari Senin. Dalam pertemuan itu, Trump menolak menyalahkan Putin atas tuduhan Rusia karena ikut campur dalam pemilihan presiden AS tahun 2016.
(mas)
Berita Terkait
Dibela Vladimir Putin,...
Dibela Vladimir Putin, Begini Reaksi Donald Trump
Jadi Sorotan Dunia,...
Jadi Sorotan Dunia, Apakah Donald Trump dan Vladimir Putin Sahabat Dekat?
Donald Trump dan Vladimir...
Donald Trump dan Vladimir Putin Akan Bertemu di Arab Saudi
Donald Trump: AS Harusnya...
Donald Trump: AS Harusnya Tak Terlalu Mengkhawatirkan Putin
Trump-Putin Lakukan...
Trump-Putin Lakukan Pembicaraan Via Telepon, Ini yang Dibahas
Donald Trump Tolak Sebut...
Donald Trump Tolak Sebut Vladimir Putin Diktator
Berita Terkini
4 Alasan Mojataba Ingin...
4 Alasan Mojataba Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya, Ingin Mewujudkan Kemenangan Total
1 jam yang lalu
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
2 jam yang lalu
8 Fakta Menarik tentang...
8 Fakta Menarik tentang Norwegia, Negara Paling Bahagia dan Matahari Tak Terbenam di Musim Panas
3 jam yang lalu
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
7 jam yang lalu
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
8 jam yang lalu
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
9 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved