AS Bakal Kerahkan 5 Kapal Induk untuk Unjuk Kekuatan pada China

Kamis, 15 Februari 2024 - 13:25 WIB
loading...
A A A
Beijing menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayah China, yang jika perlu dapat dikendalikan dengan kekuatan. Sebagian besar negara, termasuk AS, tidak mengakui pulau tersebut sebagai negara merdeka.

Namun, Washington menentang segala upaya untuk mengambil alih Taiwan secara paksa dan berkomitmen untuk memasok senjata ke Taipei.

“Kapal induk berpartisipasi dalam latihan untuk menunjukkan kesiapan tempur AS. Mereka mungkin berkumpul di wilayah tersebut sebagai respons terhadap pemilu Taiwan,” kata Timothy Heath, peneliti pertahanan internasional senior di lembaga think tank Rand Corporation yang berbasis di AS.

“China kemungkinan tidak akan mengambil risiko melakukan tindakan koersif selama Tahun Baru Imlek, namun PLA bisa menjadi lebih mengancam Taiwan setelah Tahun Baru Imlek dan sekitar waktu pelantikan presiden Taiwan,” katanya.

Di Laut China Selatan, ketegangan terus terjadi antara Beijing dan Manila terkait sengketa Scarborough Shoal, dan terjadi bentrokan antara Coast Guard kedua negara pada hari Senin.

Provokasi Korea Utara terhadap AS dan sekutunya juga meningkat. Pada hari Rabu, Kepala Staf Gabungan Korea Selatan melaporkan bahwa Korea Utara menembakkan beberapa rudal jelajah ke arah Laut Jepang, yang juga dikenal sebagai Laut Timur.

Menurut Barton, AS jelas memantau dengan cermat situasi di Selat Taiwan, di mana ia memperkirakan aktivitas militer PLA akan terus berlanjut sepanjang masa Lai menjabat.

Dia menambahkan bahwa kepentingan strategis Laut China Selatan dan meningkatnya aktivisme dan sikap defensif Korea Utara juga menimbulkan kekhawatiran di wilayah tersebut.

"Unjuk kekuatan Washington dirancang untuk menghalangi berbagai front sekaligus dan mengirimkan pesan mengenai kemampuannya untuk menjaga perdamaian dan status quo di kawasan dengan menghalangi kehadiran kekuatan militernya sendiri," kata Barton.

“Saya pikir Washington ingin menekankan hal ini kepada Beijing dan negara-negara lain yang mengamati bahwa mereka dapat melakukan banyak tugas di beberapa titik strategis sekaligus. Pesannya adalah bahwa kemampuannya untuk bekerja di beberapa bidang harus dilihat sebagai kekuatan dan bukan kelemahan untuk dieksploitasi."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Heboh! Polisi Geledah...
Heboh! Polisi Geledah Rumah Eks Wamen, 375 Kg Emas Batangan Ditemukan
Kebakaran Hutan Kanada,...
Kebakaran Hutan Kanada, Laga Final Piala Dunia Spanyol Vs Argentina Ditunda?
Rekomendasi
Hukum Menikah di Bulan...
Hukum Menikah di Bulan Safar, Benarkah Membawa Sial? Ini Dalil dan Penjelasan Ulama
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Berawal dari Iseng Main...
Berawal dari Iseng Main TikTok, Ini Perjalanan Sukses Kreator Konten Nickysya
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Infografis
Kapal Induk Kedua Tiba...
Kapal Induk Kedua Tiba di Timur Tengah, AS Serius Ancam Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved