alexametrics

AS Tuding Iran Gunakan Kedutaannya untuk Rencanakan Aksi Teror

loading...
AS Tuding Iran Gunakan Kedutaannya untuk Rencanakan Aksi Teror
Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menuding Iran gunakan kedutaannya untuk merencanakan aksi teror. Foto/Istimewa
A+ A-
ABU DHABI - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo, menuding Iran menggunakan kedutaannya untuk merencanakan aksi teroris di Eropa. Ia pun memperingatkan Teheran bahwa tindakannya memiliki "harga yang sangat tinggi" setelah mengancam akan mengganggu pasokan minyak negara Timur Tengah itu.

Pompeo mengeluarkan pernyataan ini selama perjalanan singkat ke Uni Emirat Arab (UEA). Pompeo menyambangai sekutu AS itu untuk menyelesaikan pembicaraan selama tiga hari terkait menanggulangi ancaman dari Iran dan kekurangan pendapatan minyak.

“Baru minggu lalu ada orang-orang Iran ditangkap di Eropa sedang mempersiapkan untuk melakukan rencana teror di Paris, Prancis. Kami telah melihat perilaku buruk ini di Eropa,” kata Pompeo dalam wawancara dengan Sky News Arabia seperti dikutip dari Washington Post, Rabu (11/7/2018).

Tim AS pada pembicaraan di Arab Saudi, dipimpin oleh direktur perencanaan kebijakan Departemen Luar Negeri AS Brian Hook, membuat titik fokus pada penangkapan seorang diplomat Iran awal bulan ini yang dikirim ke Wina. Diplomat itu diduga terlibat dalam rencana pemboman oposisi Iran yang melakukan demonstrasi di di Prancis pada 30 Juni lalu, menurut seorang pejabat senior AS.

Penangkapan di Jerman itu terjadi setelah beberapa orang Iran dihentikan di Belgia dan pihak berwenang melaporkan menemukan bahan peledak di mobil mereka.

Baca: Pertemuan Para Pembangkang Iran di Paris Hendak Dibom

Iran membantah keterlibatan dan menyatakan tuduhan terhadap diplomatnya dimaksudkan untuk merusak hubungannya dengan Uni Eropa.

Pejabat AS itu mengatakan Washington memberikan perhatian sangat serius penangkapan diplomat Iran tersebut. AS melihat sebagai bukti bahwa Iran menggunakan perwakilan diplomatiknya di Eropa dan tempat lain sebagai kedok untuk merencanakan serangan teroris.

Ia pun menampik tudingan Iran yang menyatakan hal itu adalah operasi false flag yang dimaksudkan untuk menuduh Iran melakukan aksi terorisme.

Seorang konselor di kedutaan Iran di Austria, Assadollah Assadi, ditangkap pada 1 Juli, sehubungan dengan dugaan rencana pemboman konferensi kelompok oposisi yang didukung AS, Dewan Nasional Perlawanan Iran (NCRI) di Perancis. Dua warga negara Belgia asal Iran ditangkap karena dicurigai berencana melakukan pemboman.
(ian)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak