Pakistan: Serangan Israel di Rafah Langgar Perintah Mahkamah Internasional

Selasa, 13 Februari 2024 - 16:30 WIB
loading...
Pakistan: Serangan Israel...
Warga Palestina memeriksa bangunan yang hancur dan rusak setelah bangunan milik keluarga al-Shair hancur akibat serangan Israel di Kota Rafah, Gaza selatan, pada 12 Februari 2024. Foto/Doaa Albaz/Anadolu Agency
A A A
ISLAMBABAD - Pakistan mengutuk keras serangan Israel terhadap kota Rafah di Jalur Gaza selatan. Islamabad mengatakan Tel Aviv melanggar tindakan yang diperintahkan pengadilan tinggi PBB bulan lalu.

“Ini akan semakin memperburuk bencana kemanusiaan yang terjadi di Gaza selama 4 bulan terakhir dan membahayakan upaya yang sedang berlangsung untuk potensi gencatan senjata,” papar pernyataan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Pakistan di Islamabad, dilansir Anadolu pada Senin (12/2/2024).

“Mendesak komunitas internasional, khususnya Dewan Keamanan PBB, untuk mengambil langkah-langkah mendesak untuk segera mengakhiri agresi Israel dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang terus berlanjut,” tegas pernyataan Islamabad.

Pakistan menekankan, serangan Israel di Rafah melanggar langkah-langkah sementara yang diperintahkan Mahkamah Internasional (ICJ) bulan lalu untuk melindungi orang-orang di Gaza dari genosida.

Afrika Selatan mengajukan kasus ini ke ICJ pada Desember, menuduh Israel gagal menjunjung komitmennya berdasarkan Konvensi Genosida 1948.

Dalam keputusan sementaranya pada Januari, pengadilan PBB memutuskan klaim Afrika Selatan masuk akal.
Mereka memerintahkan tindakan sementara bagi pemerintah Israel untuk menghentikan tindakan genosida, dan mengambil tindakan untuk menjamin bantuan kemanusiaan diberikan kepada warga sipil di Gaza.

Maladewa pada Senin juga mengecam keras “ancaman Israel untuk melancarkan invasi besar-besaran” terhadap kota Rafah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Islamabad dan Ilusi...
Islamabad dan Ilusi Diplomasi Perang Iran 2026
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
AS Sebut Iran Akan Buka...
AS Sebut Iran Akan Buka Selat Hormuz Tanpa Biaya Tol
Rekomendasi
Janji Tesla 10 Tahun...
Janji Tesla 10 Tahun Lalu Diwujudkan Xiaomi: Robot Charger EV Otomatis
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Berita Terkini
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Infografis
Profil Humaira Asghar...
Profil Humaira Asghar Ali, Artis Pakistan yang Tewas di Apartemen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved