Warga Gaza Kini Terpaksa Makan Rumput karena Kelaparan
Sabtu, 10 Februari 2024 - 09:10 WIB
loading...
Anak-anak antre makanan di Rafah, Jalur Gaza. Foto/REUTERS
A
A
A
GAZA - Warga Palestina yang terjebak di Jalur Gaza yang terkepung dan dibombardir secara besar-besaran terpaksa memakan rumput karena kelaparan.
Israel terus menghambat pengiriman bantuan kepada warga sipil di wilayah tersebut, menurut peringatan ActionAid.
Selain situasi kemanusiaan dan kurangnya makanan, air dan perawatan medis, penduduk yang telah beberapa kali mengungsi sejak 7 Oktober, kini berisiko terpaksa keluar dari tempat penampungan mereka lagi karena Israel tampaknya akan memperluas serangan daratnya ke kota Rafah.
Kota paling selatan Gaza itu telah menjadi tempat mengungsi lebih dari 1,4 juta warga Palestina yang kini tinggal di tenda-tenda darurat.
Di tengah kekhawatiran akan terjadinya invasi darat di Rafah, ActionAid memperingatkan setiap peningkatan serangan terhadap wilayah tersebut, yang sekarang menjadi rumah bagi lebih dari separuh penduduk Gaza, akan menimbulkan konsekuensi yang sangat buruk.
Israel terus menghambat pengiriman bantuan kepada warga sipil di wilayah tersebut, menurut peringatan ActionAid.
Selain situasi kemanusiaan dan kurangnya makanan, air dan perawatan medis, penduduk yang telah beberapa kali mengungsi sejak 7 Oktober, kini berisiko terpaksa keluar dari tempat penampungan mereka lagi karena Israel tampaknya akan memperluas serangan daratnya ke kota Rafah.
Kota paling selatan Gaza itu telah menjadi tempat mengungsi lebih dari 1,4 juta warga Palestina yang kini tinggal di tenda-tenda darurat.
Di tengah kekhawatiran akan terjadinya invasi darat di Rafah, ActionAid memperingatkan setiap peningkatan serangan terhadap wilayah tersebut, yang sekarang menjadi rumah bagi lebih dari separuh penduduk Gaza, akan menimbulkan konsekuensi yang sangat buruk.
Lihat Juga :