5 Usulan Penting Hamas dalam Proposal Gencatan Senjata 135 Hari

Kamis, 08 Februari 2024 - 18:18 WIB
loading...
A A A
Mossad, badan intelijen luar negeri Israel, saat ini sedang mengevaluasi proposal tersebut, kata pihak berwenang Israel. Tidak ada batas waktu yang pasti untuk memberikan tanggapan.

Berbicara kepada wartawan pada hari Selasa ketika negosiasi terus berlanjut, Presiden AS Joe Biden menyebut proposal tersebut “sedikit berlebihan”.

Namun, Menteri Luar Negeri Anthony Blinken saat ini berada di Israel dan berusaha membujuk para pemimpin Israel untuk menerima gencatan senjata. Dalam kunjungan kelimanya ke wilayah tersebut sejak dimulainya perang, Blinken akan bertemu Netanyahu, panglima militer Herzi Halevi, Menteri Pertahanan Yoav Gallant, dan presiden Israel, Isaac Herzog.

Blinken juga akan melakukan pembicaraan dengan Presiden Palestina, Mahmoud Abbas.

Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani bertemu Blinken pada hari Selasa. Setelah pengumuman tersebut, dia mengatakan kepada wartawan bahwa usulan Hamas “secara umum positif”. Para pejabat Mesir mengatakan kepada Reuters bahwa tanggapan Hamas menunjukkan “fleksibilitas” dan bahwa para perunding mereka akan berusaha keras untuk mencapai kesepakatan.

Meskipun bukan bagian dari perundingan, Arab Saudi pada hari Rabu menyerukan pembentukan negara Palestina berdasarkan perbatasan tahun 1967 dengan ibu kota Yerusalem Timur, sebagai syarat sebelum negara tersebut setuju untuk mengakui kenegaraan Israel dan “menormalisasi” hubungan – sebuah skenario yang didorong oleh AS. . Warga Palestina, termasuk Hamas, telah lama berupaya mendirikan negara di Jalur Gaza, Tepi Barat, dan wilayah Yerusalem Timur yang diduduki Israel pada tahun 1967.

Hussein Haridi, mantan menteri luar negeri Mesir, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa Israel mungkin mencoba untuk melunakkan beberapa aspek dari proposal tersebut, namun pihak-pihak yang menjadi penengah akan mencoba mendorong kompromi untuk mencapai kesepakatan.

“Reaksi Qatar [terhadap kesepakatan itu] cukup positif,” kata Haridi. “Saya yakin Menteri Luar Negeri Blinken akan mencoba menyelesaikan masalah di Israel. Satu hal yang pasti sekarang – bahwa AS ingin melakukan jeda secepat mungkin.”

Namun Israel mungkin belum menyetujui perjanjian gencatan senjata, kata Rory Challands dari Al Jazeera, yang melaporkan dari Yerusalem Timur yang diduduki. Opini publik Israel sangat mendukung sikap Netanyahu untuk melanjutkan perang dan dapat menghambat perundingan perdamaian, katanya.

“Ada kesepakatan luas – tentu saja di tingkat atas, tingkat elit – bahwa perang tidak akan berakhir jika ada kesepakatan gencatan senjata,” kata Challand. “Itulah batu sandungan penting dalam perjanjian ini. Hal ini terlihat pada saat kita akan kembali ke meja perundingan.”

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
MUI Tegaskan Dukung...
MUI Tegaskan Dukung Kemerdekaan Palestina: Kita Menolak Terhadap Genosida dan Islamophobia
Jet Tempur AS Bombardir...
Jet Tempur AS Bombardir Pulau Qeshm dan Kota Ahvav Iran, 4 Orang Tewas
Ngeri! Kecelakaan Maut...
Ngeri! Kecelakaan Maut Bus Kemendagri, 35 Orang Tewas
Rekomendasi
7 Tahun Pimpin BI Sebelum...
7 Tahun Pimpin BI Sebelum Mundur, Perry Warjiyo Punya Karir Panjang dan Cemerlang
Susunan Pemain Indonesia...
Susunan Pemain Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026: Mitchell Baker Starter
Google Hentikan Dukungan...
Google Hentikan Dukungan YouTube untuk Smartphone Jadul
Berita Terkini
Eropa Bagai Neraka Akibat...
Eropa Bagai Neraka Akibat Kebakaran Hutan dan Gelombang Panas, Ini 5 Faktanya
Putin Klaim Armada Kapal...
Putin Klaim Armada Kapal Pemecah Es Rusia Tak Memiliki Pesaing
Houthi dan Milisi Irak...
Houthi dan Milisi Irak Kompak Serang Arab Saudi, Riyadh: Agresor Itu Didukung Iran
Dunia Harus Alihkan...
Dunia Harus Alihkan Perhatian ke Tepi Barat! Israel Terus Caplok Tanah Warga Palestina
10 Raja Terkaya di Dunia,...
10 Raja Terkaya di Dunia, Nomor 1 Punya Harta Tembus Rp700 Triliun
Suriah Mencari Kesepakatan...
Suriah Mencari Kesepakatan Keamanan dengan Israel, Apa Dipicu Ketakutan atau Trauma?
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved