Disebut Hendak Pecat Jenderal Top Ukraina Zaluzhny, Ini Jawaban Zelensky
Senin, 05 Februari 2024 - 07:49 WIB
loading...
A
A
A
"Pastinya reset, awal yang baru diperlukan," imbuh dia.
“Saya memikirkan sesuatu yang serius, yang bukan hanya menyangkut satu orang saja, melainkan tentang arah kepemimpinan negara,” lanjut Zelensky, tanpa menjelaskan lebih lanjut mengenai kemungkinan perombakan personel dalam pemerintahannya.
Presiden Zelensky menyinggung kurangnya "energi positif” dalam diri jenderal utamanya, yang pada hari Kamis menyerukan desain ulang operasi medan perang—dan meninggalkan pemikiran stereotip yang sudah ketinggalan zaman dalam sebuah opini yang diterbitkan oleh CNN.
Zelensky secara terbuka mengkritik karakterisasi Jenderal Zaluzhny mengenai perang tersebut sebagai “jalan buntu” dalam sebuah wawancara di bulan November.
Namun, dalam wawancara hari Minggu, Zelensky mengakui bahwa memang ada “jalan buntu” dalam perang di lapangan, bahkan menggemakan seruan Zaluzhny untuk sarana teknis modern guna melanjutkan perjuangan melawan Rusia. “Amunisi saja tidak cukup,” klaimnya.
Zelensky dilaporkan telah memperingatkan pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden sebelumnya bahwa dia berencana memecat Jenderal Zaluzhny, berita yang ditanggapi Gedung Putih dengan tenang, tidak menunjukkan dukungan atau pertentangan, menurut sumber internal pemerintah Ukraina yang berbicara kepada Washington Post.
“Saya memikirkan sesuatu yang serius, yang bukan hanya menyangkut satu orang saja, melainkan tentang arah kepemimpinan negara,” lanjut Zelensky, tanpa menjelaskan lebih lanjut mengenai kemungkinan perombakan personel dalam pemerintahannya.
Presiden Zelensky menyinggung kurangnya "energi positif” dalam diri jenderal utamanya, yang pada hari Kamis menyerukan desain ulang operasi medan perang—dan meninggalkan pemikiran stereotip yang sudah ketinggalan zaman dalam sebuah opini yang diterbitkan oleh CNN.
Zelensky secara terbuka mengkritik karakterisasi Jenderal Zaluzhny mengenai perang tersebut sebagai “jalan buntu” dalam sebuah wawancara di bulan November.
Namun, dalam wawancara hari Minggu, Zelensky mengakui bahwa memang ada “jalan buntu” dalam perang di lapangan, bahkan menggemakan seruan Zaluzhny untuk sarana teknis modern guna melanjutkan perjuangan melawan Rusia. “Amunisi saja tidak cukup,” klaimnya.
Zelensky dilaporkan telah memperingatkan pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden sebelumnya bahwa dia berencana memecat Jenderal Zaluzhny, berita yang ditanggapi Gedung Putih dengan tenang, tidak menunjukkan dukungan atau pertentangan, menurut sumber internal pemerintah Ukraina yang berbicara kepada Washington Post.
Lihat Juga :