6 Fakta Kataib Hizbullah, Kelompok Perjuangan yang Jadi Target Serangan Balasan AS

Sabtu, 03 Februari 2024 - 17:55 WIB
loading...
A A A
Setelah didirikan, kelompok ini dengan cepat mengembangkan reputasi atas serangan mematikan terhadap sasaran militer dan diplomatik pada tahun 2000an, dengan menggunakan campuran serangan penembak jitu, roket dan mortir serta bom pinggir jalan. Mereka tidak secara terbuka mengkonfirmasi atau menyangkal keterlibatannya.

3. Ditetapkan sebagai Organisasi Teroris

6 Fakta Kataib Hizbullah, Kelompok Perjuangan yang Jadi Target Serangan Balasan AS

Foto/Reuters

Melansir Reuters, AS menetapkannya sebagai organisasi teroris pada tahun 2009.

Kelompok ini dipimpin oleh Abu Mahdi al-Muhandis yang berkewarganegaraan ganda Irak-Iran hingga ia terbunuh dalam serangan pesawat tak berawak AS pada tahun 2020 bersama dengan komandan Pasukan Quds Iran Qassem Soleimani di bandara internasional Bagdad.

4. Berideologi Syiah Transnasional

Kataib Hizbullah mempunyai ideologi Syiah transnasional yang memandang perbatasan antara Irak, Suriah dan Lebanon sebagai hasil konstruksi Barat. Mereka memandang pasukan AS di Irak sebagai penjajah asing dan menyerukan pengusiran paksa mereka.

Kelompok ini berperang bersama milisi Syiah lainnya melawan sebagian besar pemberontak Sunni selama perang saudara di Suriah dan terus beroperasi di Suriah sejak saat itu.

5. Memiliki Ribuan Pejuang

6 Fakta Kataib Hizbullah, Kelompok Perjuangan yang Jadi Target Serangan Balasan AS

Foto/Reuters

Sebuah kelompok bayangan tanpa struktur kepemimpinan yang diumumkan, Kataib Hizbullah memiliki ribuan pejuang dan gudang senjata drone, roket, dan rudal balistik jarak pendek, kata para pejabat Irak dan anggota kelompok tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Gunduli Irak, Prancis...
Gunduli Irak, Prancis Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Kasus Penganiayaan,...
Kasus Penganiayaan, Dewi Soekarno Jalani Sidang di Pengadilan Jepang
Rekomendasi
Sinopsis Sinetron Tobat...
Sinopsis Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 3: Mila Makin Yakin Berpisah, Kondisi Efendi Kian memburuk
Unpad Terima 4.268 Calon...
Unpad Terima 4.268 Calon Mahasiswa di Jalur SMUP 2026, Cek Tahapan Daftar Ulang
Dulu Dipaksa Les Nyanyi,...
Dulu Dipaksa Les Nyanyi, Kini Arcelly Bersinar di Panggung Nasional
Berita Terkini
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved