Serangan Israel Amuk Kota Gaza saat AS Ancam Balas Dendam atas Kematian 3 Tentaranya

Selasa, 30 Januari 2024 - 08:02 WIB
loading...
A A A
“Perang berlanjut dengan cara yang lebih kotor,” kata warga Kota Gaza dan aktivis hak asasi manusia Palestina Mustafa Ibrahim, yang mengungsi bersama keluarganya di Rafah dekat perbatasan selatan dengan Mesir. Dia berada di antara lebih dari satu juta warga Gaza lainnya yang mengungsi.

Israel memerintahkan evakuasi baru di wilayah yang paling padat penduduknya di Kota Gaza, namun masyarakat mengatakan pemadaman komunikasi berarti banyak orang akan melewatkan peringatan tersebut.

Israel mengatakan Hamas bertanggung jawab atas kematian warga sipil karena para pejuangnya beroperasi di antara mereka, namun hal ini dibantah oleh para pejuang tersebut.

Masyarakat di wilayah utara Gaza telah menggiling pakan ternak untuk dijadikan tepung setelah tepung, beras, dan gula habis. Hal ini merupakan bagian dari krisis bantuan yang kini berpotensi diperburuk dengan penarikan dukungan terhadap badan bantuan PBB untuk pengungsi Palestina, UNRWA.

Amerika Serikat dan beberapa negara lain telah menghentikan bantuan kepada badan tersebut sejak Jumat setelah Israel mengatakan 13 dari 13.000 staf UNRWA di Gaza terlibat dalam serangan Hamas pada 7 Oktober terhadap Israel, yang menewaskan sekitar 1.200 orang.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres bertemu dengan kepala investigasi internal PBB. "Untuk memastikan penyelidikan atas tuduhan tersebut dilakukan secepat dan seefisien mungkin,” kata PBB melalui seorang juru bicaranya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
Arab Saudi Gempur Hodeidah,...
Arab Saudi Gempur Hodeidah, Houthi Ancam Balas: Konflik Yaman Kembali Memanas
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Ingin Hancurkan Tepi Barat seperti Gaza
Rekomendasi
Legislator Golkar: Ratifikasi...
Legislator Golkar: Ratifikasi Perjanjian Dagang Harus Berdampak Nyata bagi UMKM dan Industri
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
IBEM Jadi Marketplace...
IBEM Jadi Marketplace Perdana Industri MICE, Pertemukan 200 Buyers dan 200 Sellers
Berita Terkini
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved