Hamas Kecam Rencana Israel Hendak Bangun Permukiman Yahudi di Gaza
Senin, 29 Januari 2024 - 15:59 WIB
loading...
A
A
A
Konferensi ini diselenggarakan oleh organisasi sayap kanan Nahala, yang mengadvokasi perluasan pemukiman Yahudi di wilayah-wilayah termasuk Tepi Barat, di mana pemukiman tersebut diklasifikasikan sebagai ilegal oleh kelompok internasional dan kemanusiaan dan di mana bentrokan kekerasan antara pemukim dan warga Palestina sering terjadi.
Baca Juga: Tekanan Politik ke Presiden Joe Biden Menguat, Akankah AS Menyerang Iran?
Konferensi yang bertajuk “Pemukiman Membawa Keamanan” ini tidak diselenggarakan oleh pemerintah Israel, meskipun koalisi sayap kanan Israel telah dikritik karena mendukung perluasan pemukiman, sebuah posisi yang dianggap menghambat kemungkinan solusi dua negara dengan Palestina di masa depan.
Channel 12 Israel melaporkan bahwa 12 menteri dari partai Likud pimpinan Netanyahu, bersama dengan menteri keamanan publik Itamar Ben Gvir dan menteri keuangan Bezalel Smotrich – keduanya dari partai sayap kanan dalam koalisi pemerintahan – menghadiri konferensi tersebut.
Smotrich mengatakan bahwa banyak anak-anak yang dievakuasi dari permukiman di Gaza telah kembali sebagai tentara untuk berperang melawan Hamas dan dia menentang keputusan pemerintah untuk mengevakuasi permukiman Yahudi dari Gaza di masa lalu.
Baca Juga: Tekanan Politik ke Presiden Joe Biden Menguat, Akankah AS Menyerang Iran?
Konferensi yang bertajuk “Pemukiman Membawa Keamanan” ini tidak diselenggarakan oleh pemerintah Israel, meskipun koalisi sayap kanan Israel telah dikritik karena mendukung perluasan pemukiman, sebuah posisi yang dianggap menghambat kemungkinan solusi dua negara dengan Palestina di masa depan.
Channel 12 Israel melaporkan bahwa 12 menteri dari partai Likud pimpinan Netanyahu, bersama dengan menteri keamanan publik Itamar Ben Gvir dan menteri keuangan Bezalel Smotrich – keduanya dari partai sayap kanan dalam koalisi pemerintahan – menghadiri konferensi tersebut.
Smotrich mengatakan bahwa banyak anak-anak yang dievakuasi dari permukiman di Gaza telah kembali sebagai tentara untuk berperang melawan Hamas dan dia menentang keputusan pemerintah untuk mengevakuasi permukiman Yahudi dari Gaza di masa lalu.
Lihat Juga :