Eks Analis CIA: Israel Punya Kepentingan Ekonomi di Gaza, Ada Ladang Gas Besar

Kamis, 25 Januari 2024 - 16:33 WIB
loading...
A A A
Penjualan senjata itu terjadi di tengah seruan manipulatif Washington untuk mengakhiri kematian warga sipil di Jalur Gaza.

Ladang Gas Lepas Pantai Gaza yang Kaya


“Di sisi ekonomi, yang tentu saja sangat penting, Israel mempunyai kepentingan utama dalam melindungi 'hak' mereka atas wilayah perairan Gaza, di mana terdapat banyak ladang gas di lepas pantai,” papar McGovern.

Dia menekankan, “Israel mengklaim kepemilikan tunggal atas wilayah perairan tersebut. Dan ada desain saluran pipa Mediterania Timur yang akan memungkinkan Israel mengekspor ke Italia dan negara lain di Uni Eropa gas alam yang disita oleh kekuatan militer dari warga Palestina di Gaza. Dan itu adalah sesuatu yang benar-benar tidak Anda lihat di media arus utama di sini, bukan?"

“Jadi genosida tetaplah genosida, dan kecuali hal ini dihentikan, Israel tidak hanya akan mendapatkan keuntungan dari 'keamanan tambahan' untuk sementara waktu, namun juga akan mendapat keuntungan dari adanya 'klaim' yang lebih baik atau klaim semi-atau klaim kuasi-legal atas perairan tersebut. Gaza, yang seperti diketahui orang, sangat kaya akan cadangan gas,” tegas McGovern.

Ketika perang Israel melawan Hamas di Jalur Gaza berkobar, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bersikeras dia "tidak akan berkompromi mengenai kendali penuh Israel" atas Gaza, dan menyatakan pada 20 Januari bahwa "ini bertentangan dengan negara Palestina."

Ketika pasukan kolonial Israel (IDF) mengintensifkan serangan di kota Khan Younis, dan rawa berdarah yang terus menerus menyebabkan korban jiwa warga sipil, kesepakatan mengenai gencatan senjata dan pembebasan sekitar 130 sandera yang masih disandera Hamas belum tercapai.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Trump: Kesepakatan Nuklir...
Trump: Kesepakatan Nuklir Batal Jika Arab Saudi Tak Normalisasi Hubungan dengan Israel
AS-Saudi Teken Perjanjian...
AS-Saudi Teken Perjanjian Nuklir, Trump: Tak Ada Pengayaan Uranium
Rekomendasi
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Berita Terkini
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved